Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto di Istora Senayan, kamis (22/11/2018). /Suara.com-Ria Rizki Nirmala Sari
Harianjogja.com, JAKARTA- Prabowo disarankan untuk berhati-hati saat memberi pernyataan ke media massa.
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing menyarankan agar Calon Presiden Prabowo Subianto tak gampang memberikan pernyataan di media massa. Sebab, dia menilai pernyataaan Prabowo cenderung tak produktif dan bisa menjadi bumerang untuk menurunkan elektabilitasnya di Pilpres 2019 mendatang.
Hal ini disampaikan Emrus menanggapi pernyataan terbaru Prabowo yang memprediksi Indonesia akan punah kalau dirinya kalah dengan capres petahana Joko Widodo.
"Karna ucapan itu tidak produktif, justru dapat menimbulkan bumerang bagi Prabowo sendiri," kata Emrus dalam diskusi bertajuk \'Prabowo Kalah Indonesia Punah?\' di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2018).
Emrus mengatakan bahwasannya pernyataan Prabowo soal Indonesia terancam punah hanya untuk memikat simpati dari pendukungnya. Namun, hal itu tidak berlaku bagi masyarakat secara luas. Emrus menilai jika pernyataan Prabowo tak bisa dipertanggungjawabkan faktanya belum ada data yang menyebutkan Indonesia akan punah.
Meski begitu, Emrus mengaku tak tahu apakah pernyataan Prabowo itu dilakukan secara spontanitas atau memang sudah direncanakan.
"Kalau by design saya pikir sangat tidak produktif. Seharusnya tidak itu yang diucapkan, tetapi kalo itu spontanitas berarti keluar aslinya dia [Prabowo]," kata dia.
"Itu juga menunjukan bahwa ia tidak siap bersaing dengan program, kalau siap bersaing dengaan program tidak akan keluar itu," kata Emrus menambahkan.
Sebagaimana diketahui, Prabowo Subianto dalam Konferensi Nasional Partai Gerindra, Senin (17/12/2018) menyatakan Indonesia akan punah jika dirinya kalah dalam kontestasi politik di Pilpres 2019. Prabowo lantas meminta agar para pendukungnya tidak boleh kalah di Pemilu 2019.
Prabowo menjelaskan, kepunahan itu bisa terjadi karena sudah terlalu lama para elite berkuasa dengan langkah dan cara yang keliru dan kondisi itu telah menyebabkan tingginya ketimpangan sosial di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Profil Nurisa Dian Ashrifah, pemanah Indonesia peraih emas Asian Games 2026 setelah mengalahkan Amaya Cojuangco 139-137
Syarat membuat akta kematian meliputi surat kematian, KK, identitas pelapor, hingga formulir. Simak cara dan ketentuan pengurusannya.
Suyudi Ario Seto mengusung doktrin Polisi Bersama Masyarakat dan memaparkan agenda 100 hari pertama dalam uji kelayakan calon Kapolri di DPR.
Tarif tambahan US$100 bagi turis asing di Grand Canyon digugat perusahaan tur Arizona. Simak alasan gugatan dan aturan NPS.
Turis asing bisa mendapatkan tiket Shinkansen gratis ke Kagoshima. Simak syarat, cara klaim, negara peserta, dan periode promonya.