Kemendagri Dorong Larangan Perang Suku di Papua, Begini Caranya
Kemendagri dorong aturan larangan perang suku di Papua Pegunungan lewat Raperdasus dan Raperdasi demi menjaga keamanan.
Ilustrasi kapal tenggelam./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA-Sebanyak 12 warga Myanmar yang terdampar di Selat Malaka akibat kapal kargo yang mereka tumpangi tenggelam diselamatkan oleh nelayan Aceh Timur. Mereka dievakuasi ke Kuala Idi, Aceh Timur.
“Mereka diselamatkan nelayan kita Indonesia kemudian dibawa ke Idi,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Langsa, Mirza Akbar saat dihubungi Okezone, Rabu (19/12/2018).
Mirza menuturkan berdasarkan informasi dari Panglima Laot, warga Myanmar tersebut berlayar dengan kapal kargo berisi kayu. Mereka berlayar dari Thailand menuju Malaysia.
Di tengah pelayaran, kapalnya pecah dan tenggelam di Selat Malaka. Mereka terapung lalu nelayan dari Aceh Timur yang sedang mencari ikan kemudian menyelamatkan mereka dan membawanya ke darat.
“Mereka sekarang masih (ditangani) di Angkatan Laut,” kata Mirza.
Petugas Kantor Imigrasi Kelas II Langsa, lanjut Mirza, sudah menuju ke lokasi untuk melakukan pendataan. “Anggota saya sudah ke sana,” ujarnya.
Imigrasi belum memutuskan tindakan selanjutnya terhadap warga Myanmar itu, karena masih menunggu penyerahan. “Jadi diserahkan dulu,” pungkas Mirza.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kemendagri dorong aturan larangan perang suku di Papua Pegunungan lewat Raperdasus dan Raperdasi demi menjaga keamanan.
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.
Pelajar asal Ngampilan tewas dibacok dalam aksi klitih di Kotabaru Jogja setelah diduga dikejar pelaku dari Jalan Magelang.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.