Blackout Karimun Belum Pulih, Warga Sewa Hotel demi Bekerja
Pemadaman listrik di Karimun belum sepenuhnya pulih. Warga menyewa hotel demi bekerja, sementara PLN mempercepat pemulihan sistem.
Bendera partai politik. /Solopos-Maulana Surya
Harianjogja.com, JAKARTA- Hasil survei terbaru masih menempatkan PDIP sebagai partai yang diprediksi meraih suara terbanyak.
Riset Y-Publica menyatakan elektabilitas PDI Perjuangan tertinggi di angka 29,1 persen, disusul oleh Gerindra dengan 14,8 persen dan Golkar stagnan di angka 9 persen.
“PKB konsisten naik dari 5,1 persen pada Mei 2018 menjadi 7,0 persen, begitu pula Demokrat mulai membaik setelah sempat merosot pada Agustus lalu,” jelas Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono saat peluncuran hasil Survei IV di Jakarta, Jumat (14/12/2018).
Sementara elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengalami kenaikan karena mempersoalkan keberadaan Perda Syariah dan Perda Injil.
Rudi menilai bahwa isu itu menguntungkan bagi PSI karena efek viral, sehingga PSI mendapatkan kampanye gratis. Selain itu Pidato Ketua Umum PSI Grace Natalie menegaskan secara terbuka sikap politik PSI soal Perda agama.
“Tentu saja, publik yang berpandangan politik sama, baik yang sekuler maupun moderat akan bersimpati kepada PSI, sehingga PSI mendapat efek elektoral cukup signifikan,” ujar Rudi.
Rudi membandingkan dengan Partai Berkarya besutan Tommy Soeharto yang juga mendapatkan perhatian dari publik dan diketahui juga sikap politiknya.
“Terlepas dari setuju dan tidaknya dengan narasi Berkarya untuk menghidupkan gagasan ‘rindu Orde Baru’,” ungkap Rudi.
Elektabilitas PSI mengalami kenaikan signifikan karena sudah menyentuh angka 2,6 persen. Partai Berkarya juga naik pelan di angka 0,8 persen. “Perindo mengalami stagnasi di angka 2,5 persen dari survei sebelumnya pada Agustus 2018,” imbuh Rudi.
Survei Y-Publica dilakukanpada 20 November hingga 4 Desember 2018 dengan responden 1200 orang. Survei menggunakan metode multistage random sampling (acak bertingkat). Margin error dalam survei adalah 2,98 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Berikut adalah hasil lengkap elektabilitas partai politik menurut survei Y-Publica:
PDIP 29.1%
Gerindra 14.8%
Golkar 9.1%
PKB 7.0%
Demokrat 6.8%
Nasdem 3.7%
PPP 3.2%
PKS 3.0%
PAN 2.7%
PSI 2.6%
Perindo 2.5%
Hanura 1.6%
PBB 1.1%
PKPI 0.8%
Berkarya 0.8%
Garuda 0.5%
Belum memutuskan/Tidak jawab 11.3%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Pemadaman listrik di Karimun belum sepenuhnya pulih. Warga menyewa hotel demi bekerja, sementara PLN mempercepat pemulihan sistem.
Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.
Sport tourism menjadi salah satu instrumen untuk mengejar target kunjungan wisatawan pada 2026 yang dipatok mencapai 8.553.878 orang.
Pemerintah mengkaji insentif kendaraan listrik yang akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor nasional untuk memperkuat industri EV.
Genesis Mission membuka era baru riset berbasis AI. Simak peran Google, dampaknya bagi sains global, dan peluang implementasinya di Indonesia.
Pemerintah Indonesia melobi AS agar minyak sawit dikecualikan dari tarif tambahan 10 persen. Airlangga menyebut proses di USTR masih berlangsung.