57 Senjata Rakitan Konflik Adonara Diserahkan ke Polisi
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.
Janet si pemeluk profesional. /Thesun
Harianjogja.com, TEXAS- Seorang wanita asal Texas, Amerika Serikat (AS) memiliki pekerjaan sebagai wanita bayaran yang bertugas untuk memeluk seseorang. Tak tanggung-tanggung, ia mampu meraih penghasilan sebesar 65 pounds atau setara Rp1,2 juta per jamnya setiap kali memeluk kliennya.
Adalah Janet Trevino, sosok yang bekerja sebagai jasa peluk. Ia memulai pekerjaan tersebut sejak Agustus 2016. Kini wanita cantik tersebut bisa meraup keuntungan hingga 1.200 pounds setara Rp22 juta per bulannya setiap melayani para kliennya.
Janet mengaku para kliennya tersebut adalah laki-laki yang berusia sekira 40-70 tahun. Beberapa dari mereka adalah pria yang belum pernah mendapat pelukan selama beberapa dekade. Tentunya dalam membuka praktik ini, Janet memiliki beberapa peraturan yang wajib dipatuhi kliennya.
Sesi pelukan bisa berlangsung di mana saja dan bisa berlangsung selama satu hingga delapan jam dengan tarif Rp1,2 juta setiap jamnya. Janet mengaku dirinya terbiasa bekerja selama 13-20 jam setiap minggunya.
Janet yang sebelumnya memiliki pasangan bernama Carlos, pertama kali menemukan pekerjaan barunya setelah berpisah dengan sang suami.
“Seluruh hidupku, saya telah melakukan pekerjaan semacam ini. Ketika saya berusia 19-20 tahun, saya ingin menjadi seorang misionaris. Saya pikir orang benar-benar membutuhkan pesan dan harapan. Dan karena itu saya ingin menyebarkannya,” terang Janet, sebagaimana dilansir dari The Sun, Rabu (12/12/2018).
Tiga tahun lalu, Janet memutuskan ingin melakukan lebih banyak hal untuk mengeksplorasi siapa dirinya sebagai manusia. Ia mengaku terpukul karena tidak puas dengan seksualitas. Ia juga tidak puas dengan dirinya sendiri sebagai makhluk seksual.
“Saya memberikan banyak tekanan pada suami untuk merawat saya. Tapi saya menyadari bahwa yang bertanggung jawab atas seksualitas adalah diri saya sendiri. Saya melakukan beberapa lokakarya seksualitas dan ingin berbuat lebih banyak agar orang berbicara tentang seksualitas. Saya membuat pertemuan di mana orang bisa mendiskusikan arti seksualitas bagi dirinya,” tambahnya.
Keinginan barunya tersebut telah menyebabkan kehancuran pernikahan Janet. Ia akhirnya memutuskan untuk berpisah karena adanya perbedaan keinginan. Di tempat kerjanya yang baru, Janet bertemu dengan dua pemeluk profesional. Dengan segera ia tertarik dan mendaftar ke pelatihan online melalui situs web.
Ia belajar tentang posisi berpelukan, dan bagaimana membuat klien merasa nyaman dan tetap aman. Ia menyelesaikan pelatihannya dalam waktu dua hari dan segera membuka praktik di rumahnya sendiri. Ia menggunakan berbagai tempat yang berbeda untuk dipeluk.
Dimulai dari sesi pertama menggunakan tikar di lantai, sebelum naik ke sofa dan kasur. Sejak saat itu Janet mulai giat menjalani pekerjaan tersebut. Kini ia telah membuka jasa peluk penuh waktu.
“Saya berbicara dengan semua kliennya memalui telepon terlebih dahulu dan mencoba mencari tahu apa kebutuhan mereka. Saya hanya mencoba untuk memastikan bahwa mereka mengerti tentang apa dan kami berada di posisi yang sama di mana saya merasa aman,” tutup Janet.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.