Cerita 4 Warga Lolos dari Aksi Penembakan di Papua setelah Melarikan Diri

Newswire
Newswire Selasa, 04 Desember 2018 22:04 WIB
Cerita 4 Warga Lolos dari Aksi Penembakan di Papua setelah Melarikan Diri

Ilustrasi penembakan/Ist-Antara

Harianjogja.com, JAYAPURA - Empat orang lolos dari aksi penembakan di Kabupaten Nduga, Papua setelah berhasil melarikan diri.

Empat orang yang dua orang diantaranya karyawan PT Istaka, masing-masing, Martinus Sampe dan Jefrianto serta Irawan (Karyawan Telkomsel) dan Jhon (petugas puskesmas) dilaporkan berhasil menyelamatkan diri dari aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang membantai 31 pekerja jembatan di Distrik Yal, Kabupaten Nduga Papua, beberapa hari lalu.

Dari informasi yang didapatkan Okezone-jaringan Harianjogja.com, keempat pekerja tersebut berhasil melarikan diri dari serangan KKB OPM, dan ditemukan anggota Timsus Polda Papua yang merupakan tim Evakuasi para korban yang dipimpin oleh AKP Zacharia Dantimsus Polda Papua pada selasa, 4 Desember 2018.

Pada hari Selasa (4/12/2018) telah didapatkan informasi dari AKP Zacharia melalui HP satelit terkait perkembangan situasi Gangguan GSPB di Distrik Yal Kabupaten Nduga.

Dari informasi tersebut, bahwa pada pukul 11.00 Wit Tim Evakuasi saat berada di CO 54M 225453 9529603 menemukan empat orang yang berjalan kaki.

Dari penjelasan empat orang tersebut, Pos TNI yang berada di Distrik Mbua Satgas 755/Yalet telah hancur diserang oleh KKB.

Dua orang yang terkena tembakan tersebut kondisinya sadar dan dapat berjalan, sementara dilakukan penanganan awal oleh dokter yang ikut rombongan tim Evakuasi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone.com

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online