Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Peserta Reuni 212 padati Monas dan sekitarnya./Okezone.com-Heru Haryono
Harianjogja.com, JAKARTA- Aksi reuni akbar Alumni 212 disebut mengalahkan Festival Woodstock di Amerika Serikat.
Aksi Reuni 212 lebih besar daripada Festival Woodstock di Amerika Serikat. Bahkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyebut Reuni 212 adalah perhelatan terbesar di planet bumi.
Festival Woodstock ialah simbol budaya di Amerika Serikat di akhir tahun 1960-an hingga awal 1970-an sekaligus zaman hippie. Festival Woodstock sendiri diselenggarakan untuk menyuarakan pesan perdamaian dunia.
Menurut Fadli Zon, rugi jika orang-orang tidak ikut Reuni 212 yang digelar, Minggu (2/12/2018) kemarin.
"Saya kira rugilah orang-orang yang tidak datang ke acara itu. Karena itu perhelatan terbesar di planet bumi. Lebih rame dari Woodstock," kata Fadli Zon di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senin (3/12/2018).
Fadli Zon pun menanggapi soal tudingan adanya kampanye terselubung untuk Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam acara Reuni 212. Dirinya menilai anggapan tersebut sebagai bentuk kesalahpahaman.
Fadli mengatakan kalau pihak yang menuding adanya kampanye terselebung itu tidak paham dengan makna yang sesungguhnya dari diselenggarakan acara yang dilangsungkan di Lapangan Monas, Senin (3/12/2018). Acara reuni 212 sendiri merupakan acara perayaan yang diawali oleh Aksi Bela Islam pada 2016 silam. Aksi yang diikuti jutaan umat muslim untuk menuntut agar mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk segera diadili karena dinilai menistakan agama.
"Saya pikir mereka ini salah paham, mereka ini gagal paham terhadap reuni 212. Mereka juga gagal paham soal posisi umat Islam di Indonesia yang selalu dituduh intoleran, mau mendirikan negara Islam dan macam-macam," kata Fadli Zon.
Menurut Fadli Zon pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak bisa merangkul umat Islam. Oleh karenanya Fadli menilai acara reuni 212 bisa menjadi kesempatan untuk mempersatukan umat Islam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu