Fathul Wahid Kembali Terpilih sebagai Rektor UII
Fathul Wahid kembali terpilih sebagai Rektor di Universitas Islam Indonesia (UII).
Pemberian trofi penghargaan Asias Top Budget Airlines 2018-2019 versi Now Travel Awards di Chengdu, China. /Ist-Thai Lion Air
Harianjogja.com, JOGJA—Selain menyabet penghargaan maskapai berbiaya rendah (low cost carrier/LCC) terbaik 2018 se-Asia Pasifik versi Centre for Aviation Asia Pacifik (CAPA), Thai Lion Air juga menjadi pemenang penghargaan Asia’s Top Budget Airlines 2018-2019 versi Now Travel Awards.
Penghargaan kepada maskapai bagian dari Lion Air Group ini muncul dari hasil voting 500.000 pembaca online melalui www.nowtravelasiaawards.com. Penyerahan penghargaan dilakukan di Grand Ballroom Kempinski Hotel Chengdu, China, Jumat (16/11/2018) lalu.
Selain Thai Lion Air, maskapai lainnya yang juga diganjar penghargaan Top Budget Airlines yakni Thai Airasia, Tiger Taiwan.
Sama seperti penghargaan Thai Lion Air yang diberikan oleh CAPA, maskapai ini terpilih sebagai Top Budget Airlines Awards karena terbilang sebagai maskapai yang berekspansi sangat cepat dan mengoperasikan banyak rute di Asia. Dengan strategi distribusi yang dinilai sukses, Thai Lion Air dengan cepat menjadi LCC terbesar kedua di Asia.
“Kami akan meneruskan layanan terbaik kami dengan keselamatan sebagai prioritas tertinggi kami,” tulis Direktur Thai Lion Air Captain Darsito Hendro Seputro melalui rilis resminya.
Strategi Thai Lion Air yang mampu berekspansi sangat cepat itu, banyak dijadikan anutan maskapai lain.

Thai Lion Air baru berusia lima tahun pada November ini dan telah memiliki 35 pesawat dan lebih dari 10 juta penumpang setiap tahunnya. Thai Lion Air telah melampaui Nok Air, yang sudah beroperasi satu dekade sebelumnya, dan menjadi LCC terbesar kedua di Thailand. Maskapai berlogo figur singa bersayap itu juga mengalahkan Bangkok Airways dan menjadi maskapai ketiga terbesar di Thailand setelah Thai Airways dan Thai AirAsia.
Thai Lion Air awalnya fokus di pasar domestik, hingga sekarang memiliki sekitar 20% pangsa pasar di Thailand. Selama setahun terakhir, Thai Lion telah berekspansi cepat di pasar internasional, dengan mengambil bidikan pasar China. Thai Lion baru mulai melayani penerbangan ke China pada 2016 dan telah menjadi maskapai penerbangan terbesar dari Thailand—dan seluruh Asia Tenggara—di pasar China yang secara strategis sangat penting. Awal tahun ini ia mengambil alih Thai AirAsia di pasar Thailand-China, sebuah pencapaian mengesankan mengingat Thai AirAsia telah melayani Negeri Panda sejak 2005.
Pada 2017, Thai Lion Air juga menjadi pilihan nomor satu turis China dalam Penghargaan “2017 People’s Choice Awards Thailand Voted by Chinese Tourists. Thail Lion Air bersaing dengan maskapai penerbangan di Negeri Gajah Putih, yakni Thai Airways, Thai Air Asia, Bangkok Airways, Thai Smile dan Nok Air.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fathul Wahid kembali terpilih sebagai Rektor di Universitas Islam Indonesia (UII).
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.