Reuni Akbar, Alumni 212 Ogah Undang Jokowi, Ini Alasannya

Newswire
Newswire Sabtu, 17 November 2018 08:50 WIB
Reuni Akbar, Alumni 212 Ogah Undang Jokowi, Ini Alasannya

Ketum Gerindra Prabowo Subianto bertemu Amien Rais dan Ketum PA 212 Slamet Maarif di Mekkah./Suara-Foto Istimewa

Harianjogja.com, JAKARTA- Reuni alumni 212 merencanakan mengundang salah satu capres peserta Pilpres 2019.

Juru bicara Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Novel Bamukmin memastikan akan mengundang pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam acara Reuni Akbar 212. Rencananya, aksi itu akan digelar di Silang Monas, Jakarta Pusat pada Minggu (2/12/2018)

Novel mengatakan, niatan untuk mengundang Prabowo-Sandiaga dalam acara itu karena inisiatif dari para panitia.

"Insyaallah kalau memang memungkinkan kami akan mengundang Pak Prabowo-Sandiaga dan itu akan kami pertimbangkan," kata Novel saat ditemui di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (16/11/2018).

Meski demikian, Novel mengakui masih melihat konsep acara reuni. Jika nantinya dalam acara itu fokus pada silaturahmi dan kegiatan agama, maka Prabowo-Sandiaga tidak akan diundang.

Sementara, pasangan calon presiden Joko Widodo dan Maruf Amin dipastikan tidak akan diundang dalam acara reuni. Hal itu lantaran salah satu tujuan dihelatnya acara itu adalah untuk mengkritisi rezim pemerintahan Jokowi.

"Ya enggak [diundang Jokowi-Maruf], kan kita justru ada memang untul mengkritisi Jokowi selama ini," pungkasnya.

Lebih lanjut, Novel memastikan tidak ada muatan politik dalam acara reuni akbar 212. Namun demikian, Novel mengaku tak menutup kemungkinan jika acara itu akan disusupi unsur politis. Sebab, kata dia, penyelenggaraan acara reuni akbar bertepatan dengan tahun politik.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara.com

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online