Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Personel BPBD Kabupaten Banjarnegara bersama sukarelawan, tentara, dan warga bekerja bakti menyingkirkan material longsoran yang menutup ruas jalan Banjarnegara-Kebumen di Desa Twelagiri, Kecamatan Pagedongan, Banjarnegara, Jateng, Minggu (11/11/2018). (Antara-BPBD Banjarnegara)
Harianjogja.com, BANJARNEGARA — Arus lau lintas kendaraan yang melintas di jalur jalan penghubung Kabupaten Banjarnegara dengan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah dikabarkan sempat terganggu sekitar tiga jam akibat adanya tebing longsor.
"Berdasarkan laporan yang kami terima, hujan lebat yang terjadi pada pukul 15.30 WIB mengakibatkan tebing longsor di Desa Twelagiri RT 001/RW 003, Kecamatan Pagedongan, Banjarnegara," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara Arief Rahman di Banjarnegara, Jateng, Minggu (11/11/2018) malam.
Ia mengatakan bahwa longsornya tebing setinggi enam meter dengan lebar lima meter tersebut disebabkan air dalam kolam ikan milik Nurudin, 70, yang berada tepat di atas tebing meluap akibat hujan lebat. Menurut dia, material longsoran dari tebing tersebut menutup separuh badan jalan penghubung Banjarnegara dengan Kebumen sehingga mengganggu arus kendaraan yang melintas.
"Bahkan, arus kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut mengalami kemacetan selama lebih kurang tiga jam," katanya.
Lebih lanjut, Arief mengatakan setelah menerima laporan awal mengenai tebing tersebut, personel BPBD Kabupaten Banjarnegara segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan asesmen. Selanjutnya, personel BPBD Banjarnegara bersama warga, sukarelawan, tentara, dan sebagainya bekerja bakti untuk menyingkirkan material longsoran.
"Kami juga menerjunkan dua armada tangki air untuk membersihkan badan jalan dari sisa-sisa material longsoran. Selain itu, kami juga menebang sejumlah pohon yang ada di lereng tebing karena dikhawatirkan tumbang serta mengeringkan kolam pemicu longsor," katanya.
Menurut dia, arus kendaraan yang melintas di jalan Banjarnegara-Kebumen kembali normal pada pukul 17.45 WIB setelah material longsoran berhasil disingkirkan. Arief mengimbau warga yang bermukim di daerah perbukitan untuk tidak membuat kolam ikan di tebing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.