IPK di Bawah 3, Mahasiswa Penerima Beasiswa Sukoharjo Terancam Gugur
Dua penerima beasiswa Sukoharjo terancam gugur karena IPK rendah. Pemkab longgarkan syarat seleksi 2026.
Pesawat Lion Air Boeing 737 Max 8 beregister PK-LQP di apron bandara. /Jetphotos
Harianjogja.com, BENGKULU - Pilot yang menerbangkan pesawat Lion Air menyenggol tiang koordinator di Bandara Fatmawati-Soekarno Bengkulu ternyata penerbang berpengalaman.
Kepala Tata Usaha (KTU) Bandara Fatmawati-Soekarno Bengkulu, Sarosa menyebut, pilot maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT-633, pada Rabu 7 November 2018, sudah senior.
Pernyataan tersebut terkait insiden sayap maskapai Lion Air yang menyenggol tiang koordinator di depan VIP room bandara Fatmawati-Soekarno Bengkulu, kemarin petang.
"Pilotnya sudah senior, mungkin," kata Sarosa, saat di konfirmasi jurnalis di Bandara Fatmawati-Soekarno Bengkulu, Kamis (8/11/2018).
Meskipun demikian, sampai Sarosa, saat ini tim investigasi dari Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara dan Tim Inspektorat Wilayah VI Padang, Sumatera Barat sudah tiba di Bengkulu dan sedang melakukan investigasi.
"Insiden Lion Air harus diinvestigasi dahulu," jelas Sarosa.
Untuk petugas personel Aircraft Movement Control (AMC) yang bertugas tadi malam, sambung Sarosa, tentu sudah memiliki lisensi terhadap pekerjaannya tersebut.
"Semua petugas sudah memiliki lisensi," ujar Sarosa.
Sebagaimana diketahui, sekira pukul 17.50 WIB, tidak kurang dari ratusan penumpang maskapai Lion Air melakukan boarding dan mulai menaiki pesawat dengan nomor penerbangan JT-633. Berselang sekira 20 menit kemudian atau pukul 18.15 WIB, pesawat tersebut telah selesai melakukan boarding.
Sekira pukul 18.20 WIB, maskapai itu taxi out dari parkiran 4 bandara menuju runway untuk take off. Namun, pada saat maskapai ingin keluar dari parkiran 4, di parkiran 3 terdapat salah satu maskapai yang sedang terparkir. Di mana salah satu maskapai yang sedang parkir tersebut di depan gerbang room VIP, di lokasi tersebut juga terdapat tiang titik koordinat.
Di saat melintas di daerah tersebut, sayap kiri maskapai tersebut menyenggol. Sehingga bagian ujung sayap sebelah kiri mengalami robek cukup besar. Akibat kejadian tersebut, sekira pukul 18.50 WIB maskapai Lion Air kembali ke parkiran 4. Berselang 10 menit kemudian atau sekira pukul 19.00 WIB, seluruh calon penumpang dipersilakan turun untuk kembali ke ruang tunggu bandara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Dua penerima beasiswa Sukoharjo terancam gugur karena IPK rendah. Pemkab longgarkan syarat seleksi 2026.
Media Vietnam memuji kenaikan ranking FIFA Timnas Indonesia ke posisi 118 dunia. Garuda meraih tambahan 12,25 poin usai mengalahkan Oman dan Mozambik.
Sebanyak 84 siswa-siswi kelas VI SD Negeri Keputran "A" dinyatakan lulus. Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) meraih peringkat terbaik ke-5 se-Kota Yogyakarta.
Harley-Davidson memindahkan produksi mesin Revolution Max ke AS sebagai bagian dari strategi efisiensi, penguatan manufaktur domestik, dan transformasi bisnis.
Pemkab Gunungkidul merencanakan pilihan lurah serentak pada 26 September 2026 di 31 kalurahan. Anggaran Rp2,6 miliar telah disiapkan dalam APBD 2026.
Apple memastikan iPhone 11 masih mendapat update iOS 27 meski usianya hampir tujuh tahun. Simak daftar iPhone yang kompatibel dan fitur unggulannya.