2 Black Box Punya Fungsi Berbeda, Bagaimana Jika Salah Satu Tidak Ditemukan?

Newswire
Newswire Selasa, 06 November 2018 21:17 WIB
2 Black Box Punya Fungsi Berbeda, Bagaimana Jika Salah Satu Tidak Ditemukan?

Black box Lion Air PK-LQP penerbangan JT 610 . /Okezone-Arif Julianto

Harianjogja.com, JAKARTA - Kotak hitam atau black box cockpit voice recorder (CVR) pesawat Lion Air PK-LQP penerbangan JT610 belum ditemukan pada sembilan hari pencarian pasca kecelakaan pesawat tersebut, 29 Oktober lalu.

Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menyatakan, apabila CVR tidak ditemukan maka akan mempersulit proses investigasi. Lantaran CVR itu tersebut menyimpan percakapan pilot, copilot dan tower air traffic control (ATC).

"Jadi kita pengen tahu apa sih diskusi di antara mereka. Karena kalau kita hanya menebak kemungkinan mereka ngomong begini, itu kan kita nggak bisa," ujarnya di KRI Banda Aceh, Selasa (6/11/2018).

Dijelaskan Soerjanto, kotak hitam CVR mempunyai fungsi sebagai penanda peringatan apabila pesawat terbang kurang dari 1.000 fit. Sehingga CVR dan FDR mempunyai fungsi yang berbeda.

Soerjanto pun berharap agar data dalam CVR akan melengkapi investigasi jatuhnya pesawat Boeing 737 Max 8 di perairan Karawang, Jawa Barat.

"Kita akan menulis percakapan yang kaitan langsung dengan kecelakan," tegas dia.

Sementara, untuk hasil dari flight data recorder (FDR), hingga saat ini pihak KNKT masih mempelajari hasil unduhan tersebut dengan batas waktu yang belum ditentukan.

"Antara seminggu dan dua minggu. untuk verifikasi, kalau bacanya bisa tiga sampai empat bulan tergantung kompleksitas masalah yang ada," tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone.com

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online