Massa Aksi Bela Tauhid Memaksa Ingin Masuk Area Istana

Newswire
Newswire Jum'at, 02 November 2018 15:06 WIB
Massa Aksi Bela Tauhid Memaksa Ingin Masuk Area Istana

Aksi bela tauhid, Jumat (26/10/2018)./Suara.com

Harianjogja.com, JAKARTA- Massa demonstrasi Aksi bela Tauhid Jilid II memaksa ingin menuju ke Istana Negara.

Massa aksi bela bendera tauhid memaksa petugas agar membuka kawat berduri (barrier) untuk menuju Istana Presiden di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2018).

Pantauan Antara di lapangan menyebutkan massa berteriak, "buka!" sambil menyongsong menuju kawat duri.

Petugas kepolisian siap siaga di balik kawat dengan peralatan keamanannya.

Aksi berlangsung tenang meski menimbulkan kemacetan di beberapa ruas jalan, salah satunya Stasiun Gambir tempat massa melakukan "long march".

Sebelumnya, massa menggelar aksi bela tauhid pada Jumat siang dari Masjid Istiqlal menuju Istana Presiden.

Namun, beberapa ruas jalan seperti di Kantor Kementerian Dalam Negeri Jalan Merdeka Utara dipasangi barrier untuk kepentingan keamanan.

Sebanyak lebih dari 12.000 personel Polda Metro Jaya disiagakan untuk mengamankan Aksi Bela Tauhid lanjutan di Istana Kepresidenan Jakarta Pusat.

"Ada 12.000 lebih personel yang akan mengamankan aksi besok," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono.

Kombes Argo menuturkan pihaknya telah menerima surat pemberitahuan dari penanggung jawab aksi tersebut.

Berdasarkan informasi, Aksi Bela Tauhid lanjutan itu akan diawali salat jumat di Masjid Istiqlal kemudian beranjak menuju Istana Kepresidenan untuk menyampaikan aspirasi.

Argo memperkirakan jumlah massa yang akan terlibat menyampaikan pendapat di muka umum itu mencapai 10.000 orang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online