Desil Bansos 2026, Cek yang Tak Dapat dan Cara Sanggah
Cek desil bansos 2026 dan ketahui kelompok yang tidak menerima bansos serta cara mengajukan sanggah jika data tidak sesuai.
Bakal capres cawapres Pilpres 2019, Joko Widodo (kanan) dan Ma\'ruf Amin saat tiba di RSPAD untuk tes kesehatan yang diselenggarakan KPU, Jakarta, Minggu (12/8). /ANTARA-Akbar N
Harianjogja.com, JAKARTA - Kubu calon presiden Joko Widodo dan Ma\'ruf Amin lebih mengunggulkan jati diri bangsa daripad ameniru gaya pemimpin negara lain.
Hal itu diungkapkan usai calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengucapkan ‘Make Indonesia Great Again’ ketika berpidato di Rakernas Lembaga Dakwah Islan Indonesia (LDII).
Menyikapi hal itu, kubu Jokowi tidak mau ikut-ikutan dengan istilah yang pertama kali disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Pemilihan Presiden AS.
Juru Bicara TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily menilai, seharusnya sebagai masyarakat Indonesia, tak perlu mencontoh gaya presiden Amerika tersebut.
“Kita tak perlu mencontoh gaya Trump dalam hal slogan. Kita sudah memiliki tujuan luhur yang telah diletakkan para pendiri bangsa kita dan tercantum dalam konstitusi kita,” ujar Ace kepada wartawan, Jumat (12/10/2018).
Ace menekankan bahwa Indonesia tak memiliki kesamaan dengan Amerika. Sebab, kata dia, Indonesia sudah memiliki jati diri sendiri sebagai sebuah bangsa.
“Kita memiliki jati diri sendiri sebagai bangsa. Kita bukan Amerika Serikat,” papar Ace.
Ketua DPP Partai Golkar itu menegaskan, jika dalam membangun sebuah bangsa, tidak hanya bisa dengan slogan dan retorika, tetapi haruslah ditunjukkan dengan bekerja.
“Membangun bangsa ini harus ditunjukkan dengan kerja, kerja dan kerja. Pak Jokowi sudah melakukan itu selama satu periode kepemimpinannya,” tegas dia.
Sebelumnya, Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade menjelaskan, bahwa maksud tujuan Prabowo menyinggung slogan “Make Indonesia Great Again” agar Indonesia dapat berpihak kepada masyarakat.
“Pak Prabowo kan mengatakan Indonesia first, ini kan menujukkan bahwa pak Prabowo ingin kita berpihak kepada rakyat Indonesia, bahwa kepentingan Indonesia dulu dan agar bisa menjadi negara besar lagi,” ujar Andre.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Cek desil bansos 2026 dan ketahui kelompok yang tidak menerima bansos serta cara mengajukan sanggah jika data tidak sesuai.
Pameran buku di Jogja semakin marak, tetapi penjualan belum tentu meningkat. Penyelenggara menyebut pengunjung terbagi dan daya beli menurun.
Kementerian PU membangun lapangan sepak bola standar internasional di 25 Sekolah Rakyat lengkap dengan jogging track dan fasilitas olahraga.
Pemkot Jogja diminta mencermati sungai dan bantaran rawan banjir serta memastikan talut dan sedimentasi ditangani sebelum musim hujan.
Polda Jateng melacak 88 anak dengan kelainan kaki bawaan CTEV untuk memastikan mendapat penanganan medis sesuai kebutuhannya.
Mengenal PM10 dan PM2.5 dalam abu vulkanik serta dampaknya bagi kesehatan pernapasan dan cara mengurangi risiko paparannya.