OPINI: Prestasi Tak Berhenti di Gerbang PTN, Saatnya Mengubah Persepsi terhadap PTS
Prestasi siswa tak hanya diukur dari keberhasilan masuk PTN. Perguruan tinggi swasta (PTS) juga menawarkan pendidikan berkualitas dan peluang ber
Calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno saat deklarasi di Kertanegara, Kamis (9/8/2018) malam. /Antarafoto-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA- Prabowo Subianto dinilai tidak aktif berkampanye sehingga dianggap tidak serius maju sebagai calon presiden.
Politikus Partai Demokrat Andi Arief menilai Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak serius menjadi presiden. Andi menganggap Ketua Umum Partai Gerindra itu kurang aktif dalam berkampanye ke tengah-tengah masyarakat.
Melalui akun Twitter pribadinya @AndiArief_, Andi mengaku telah mengamati perbedaan kampanye Prabowo dengan Calon Wakil Presidennya, Sandiaga Uno. Andi malah mempertanyakan mengapa Sandiaga yang lebih aktif berkampanye di Pilpres 2019 ketimbang Prabowo yang maju sebagai calon presiden.
“Ini otokritik: Kalau dilihat cara berkempanyenya sebetulnya yang mau jadi Presiden itu @sandiuno atau Pak Prabowo ya?. Saya menangkap kesan Pak Prabowo agak kurang serius ini mau jadi Presiden,” tulis Andi pada Jumat (12/10/2018) pukul 09.42 WIB.
Andi Arief sempat menyadari apabila kritiknya tersebut kemudian mengundang rasa tidak suka kepadanya, terlebih dirinya berasal dari partai yang tergabung dalam koalisi pasangan Prabowo - Sandiaga.
Tetapi Andi ingin pernyataannya tersebut harus menjadi suatu renungan bagi Prabowo. Ia hanya tidak ingin Prabowo kembali kalah melawan Joko Widodo atau Jokowi.
”Pasti banyak yang nggak suka soal kritik saya atas males-malesan Pak Prabowo keliling aktif ke Indonesia ini. Tapi percayalah kalau direnungkan bagaimana mungkin kemenangan mengejar orang yang malas?,” ujarnya.
Lebih jauh, Andi Arief menta Prabowo untuk tak banyak berdiam diri dan segera turun ke tengah-tengah masyarakat dan mensosialisasikan program yang ditawarkan.
“Enam bulan adalah waktu yang terlalu pendek dalam politik. Pak Prabowo harus keluar dari ‘sarang’ Kertanegara, kunjungi rakyat, sapa, peluk cium dan sampaikan apa yang akan dilakukan kalau menang di tengah ekonomi yang sulit ini,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Prestasi siswa tak hanya diukur dari keberhasilan masuk PTN. Perguruan tinggi swasta (PTS) juga menawarkan pendidikan berkualitas dan peluang ber
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 31 Oktober 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek jam dan tarifnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari kedua stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA 31 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak jam keberangkatan, kedatangan, dan rute kereta.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
Borneo FC bermodal kemenangan 2-1 atas PSS Sleman jelang menghadapi PSIM Jogja pada pekan kedelapan Super League di Bantul.