Harga Emas Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri 24 Kompak Naik
Harga emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini 11 Maret 2026 naik. Cek daftar harga emas terbaru dari ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Gunung Salak./wikipedia
Harianjogja.com, JAKARTA -- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan bahwa hingga saat ini, Gunung Salak dipastikan tidak erupsi. PVMBG menegaskan Gunung Salak masih berada pada tingkat aktivitas Level I atau Normal.
Hal itu disampaikan dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis.com, jaringan Harianjogja.com, Rabu (10/10/2018). Pernyataan ini sekaligus meluruskan kabar yang beredar terkait dengan sebaran abu vulkanik (Volcanic Ash/VA) yang menyebabkan gangguan penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
"Masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya," tegas PVMBG.
Asap kawah utama teramati di ketinggian maksimum 100 meter dari atas puncak, bertekanan lemah dengan warna putih dan intensitas tipis. Pemantauan visual pada sore hari hingga saat ini, Gunung Salak umumnya tertutup kabut dan cuaca hujan.
Pemantauan kegempaan selama Oktober 2018 merekam 23 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2 - 9 mm dan lama gempa 15 - 70 detik. Selain itu, terjadi pula 11 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 2 - 10 mm dan lama gempa 8 - 23 detik.
Dalam rekaman gempa pada Rabu (10/10) hingga pukul 20.00 WIB, tidak teramati adanya peningkatan kegempaan di Gunung Salak. Selain itu, tidak teramati ada jatuhan/hujan abu vulkanik dan tidak terdengar suara dentuman baik di wilayah puncak gunung maupun di sekitar lerengnya seperti di wilayah Taman Nasional Cidahu.
Sebelumnya, banyak beredar isu soal erupsi Gunung Salak yang menyebabkan penerbangan di Bandara Internasional Soekarno Hatta terganggu. Informasi ini menyebar bermula dari Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin yang menyatakan Gunung Salak meletus berdasarkan pantauan satelit Himawari, sehingga akan mengganggu penerbangan pesawat terbang.
Namun, VAAC Darwin telah mengoreksi hal itu dan menyatakan tidak ada sebaran abu vulkanik dari daerah di sekitar Gunung Salak. Penerbangan pun ditegaskan aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.