Baterai Seng-Yodium Bisa Ngecas 3 Menit, Tahan 60.000 Kali
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Fahri Hamzah./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Politikus Fahri Hamzah mencibir juru bicara dari dua kubu capres dan cawapres peserta Pilpres 2019.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah melakukan kritik kepada juru bicara (jubir) dua pasangan calon presiden dan wakil presiden, baik kubu Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, maupun Prabowo-Sandiaga Uno yang tak berkelas dalam menyampaikan narasi.
“Ya terus terang saja, saya bisa mengatakan juru bicara kedua belah pihak ini enggak ada yang canggih. Baik petahana atau penantang ini kedua-duanya juru bicaranya nggak ada yang canggih. Itu nggak berkelas itu. Nggak berkelas jubir-jubirnya itu,” ungkap Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/10/2018).
Fahri menilai, seharusnya sebagai jubir itu ada baiknya berdebat tentang konten, berdebat program berdebat rencana. “Jangan tiru hal-hal yang insidentil dan nggak baik. Nanti jadi masalah,” jelas dia.
Ia membandingkan situasi jubir kedua kubu paslon saat ini hanya membahas soal isu-isu yang tak relevan. Seperti anak kecil yang ketika berantem di pinggir hutan.
“Kayak waktu kita kecil kan kita suka berantem di pinggir hutan. Udah capek kita berantem, nunggu orang datang melerai nggak dateng-dateng. Capek sendiri. Ini bisa terjadi begitu,” cetus Fahri.
Fahri pun meminta agar para jubir paslon kembali ke sebagaimana mestinya. Seperti berbicara argumen yang akan terkait dengan masyarakat.
“Coba deh kembalikan itu ke nalar yang benar, bicara konsep, bicara argumen tentang rakyat tuh mau diapain nanti. Jangan mengeksploitasi begini-begini,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Truk dump kecelakaan di Jalan Magelang Sleman, Sabtu pagi. Sopir dan penumpang luka setelah truk menabrak tiang telepon dan masuk parit.
Akademisi mendorong RPPLH DIY 2026–2056 terintegrasi dengan tata ruang, pembangunan, penganggaran, dan program lingkungan.
Kemenhub mempercepat perbaikan terminal, bandara, dan pelabuhan terdampak gempa NTT. Distribusi logistik dialihkan lewat jalur laut jika akses darat terganggu.
Muktamar Ke-35 NU membahas perubahan AD/ART dan mekanisme pemilihan PBNU. Simak agenda Komisi Organisasi dan tahapan sidang muktamar.
24 lurah petahana dan 4 pamong maju Pilur Bantul 2026. Simak aturan cuti, pengunduran diri, serta jadwal tahapan pemilihan lurah.