KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Ilustrasi penemuan bayi./Okezone
Harianjogja.com, PONOROGO - Seorang siswi SMP memilih menghabisi anak yang ia lahirkan lantaran hasil hubungan gelap dengan ayah tiri.
Seorang siswi kelas III sebuah SMP di Ponorogo, Jawa Timur tega membunuh janinnya sendiri hasil persetubuhan dengan ayah tirinya, Suwanto. Dia kabur seusai kasus cabulnya terungkap.
Petugas Polsek Ngebel melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah korban yang berada di salah satu desa di Kecamatan Ngebel, Ponorogo, Senin (8/10/2018). Petugas juga memeriksa saksi dan mengambil sampel darah korban.
Pemeriksaan ini terkait laporan dugaan pencabulan ayah tiri kepada anaknya dan kasus pembunuhan dan pembuangan janin.
Awalnya, warga digemparkan dengan penemuan orok di saluran pembuangan air. Orok sudah tewas mengenaskan. Setelah ditelisik, orok tersebut dibuang oleh ibunya sendiri yang masih kelas III SMP.
Kepada para tetangga, siswi itu mengaku hamil karena disetubuhi oleh ayah tirinya. Pelaku memaksa berhubungan intim, jika tidak dilayani akan dibunuh. Karena ketakutan, korban pun terpaksa melayani nafsu bejat pelaku.
Korban disetubuhi di rumah tersebut dan berlangsung empat kali hingga korban hamil dan melahirkan. Ibu korban tidak berani bercerita karena ketakutan, demikian juga korbannya.
“Dipaksa sama bapak tirinya itu. Kalau enggak mau ibunya dibunuh,” Kata Panji, ayah kandung korban.
Hingga akhirnya, korban melahirkan di kamar mandi dan orok dimasukkan ke saluran air. Saluran air tersumbat dan saat diperiksa ditemukan orok. Dari penemuan orok inilah, kasus baru terungkap.
Keluarga korban akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Ngebel Ponorogo. “Yang lapor mbahnya korban,” ujar AKP Warni, Kapolsek Ngebel.
Ayah tiri korban yang dikenal arogan dan sering berlaku kasar kabur saat penemuan orok. Sampai Senin siang, polisi masih mencari pelaku.
Sementara siswi SMP yang melahirkan kondisinya masih lemah usai persalinan. Kasus ini ditangani Polres Ponorogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.