SPMB Jateng 2026 Resmi Dibuka, Daya Tampung Baru 40 Persen
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
Ilustrasi penemuan bayi./Okezone
Harianjogja.com, PONOROGO - Seorang siswi SMP memilih menghabisi anak yang ia lahirkan lantaran hasil hubungan gelap dengan ayah tiri.
Seorang siswi kelas III sebuah SMP di Ponorogo, Jawa Timur tega membunuh janinnya sendiri hasil persetubuhan dengan ayah tirinya, Suwanto. Dia kabur seusai kasus cabulnya terungkap.
Petugas Polsek Ngebel melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah korban yang berada di salah satu desa di Kecamatan Ngebel, Ponorogo, Senin (8/10/2018). Petugas juga memeriksa saksi dan mengambil sampel darah korban.
Pemeriksaan ini terkait laporan dugaan pencabulan ayah tiri kepada anaknya dan kasus pembunuhan dan pembuangan janin.
Awalnya, warga digemparkan dengan penemuan orok di saluran pembuangan air. Orok sudah tewas mengenaskan. Setelah ditelisik, orok tersebut dibuang oleh ibunya sendiri yang masih kelas III SMP.
Kepada para tetangga, siswi itu mengaku hamil karena disetubuhi oleh ayah tirinya. Pelaku memaksa berhubungan intim, jika tidak dilayani akan dibunuh. Karena ketakutan, korban pun terpaksa melayani nafsu bejat pelaku.
Korban disetubuhi di rumah tersebut dan berlangsung empat kali hingga korban hamil dan melahirkan. Ibu korban tidak berani bercerita karena ketakutan, demikian juga korbannya.
“Dipaksa sama bapak tirinya itu. Kalau enggak mau ibunya dibunuh,” Kata Panji, ayah kandung korban.
Hingga akhirnya, korban melahirkan di kamar mandi dan orok dimasukkan ke saluran air. Saluran air tersumbat dan saat diperiksa ditemukan orok. Dari penemuan orok inilah, kasus baru terungkap.
Keluarga korban akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Ngebel Ponorogo. “Yang lapor mbahnya korban,” ujar AKP Warni, Kapolsek Ngebel.
Ayah tiri korban yang dikenal arogan dan sering berlaku kasar kabur saat penemuan orok. Sampai Senin siang, polisi masih mencari pelaku.
Sementara siswi SMP yang melahirkan kondisinya masih lemah usai persalinan. Kasus ini ditangani Polres Ponorogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.