76 Desa Terancam Kekeringan, Sumenep Tetapkan Status Siaga
Pemkab Sumenep tetapkan status siaga kekeringan selama 6 bulan. Sebanyak 76 desa di 19 kecamatan berpotensi krisis air bersih.
Fahri Hamzah./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA- Drama kebohongan yang dilakukan aktivis Ratna Sarumpaet mengecewakan rakyat Indonesia termasuk para tokoh. Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menjadi salah satu korban kebohongan yang diciptakan Ratna Sarumpaet. Namun, Fahri Hamzah masih sempat menyindir pemerintah sebagai pembohong yang lebih besar.
Fahri memberikan perhatian khusus pada kasus berita hoax Ratna Sarumpaet. Dirinya sempat kaget bahwa ternyata cerita Ratna dikeroyok orang misterius hanya isapan jempol belaka.
“Ya Allah.... Ada apa denganmu ibu?,” tulis Fahri Hamzah dalam akun Twitternya @fahrihamzah pada Rabu (3/10/2018) pukul 14.24 WIB.
Namun selang sehari, Fahri kembali menyinyir pemerintah. Dengan menyebut penguasa, Fahri Hamzah menilai bahwa penguasa lah yang selalu melakukan kebohongan atas kinerjanya.
“Kalau ada yang mau tempur beberapa minggu dalam kasus HOAX RS ini ketahuilah bahwa Sebesar2 BOHONG yang dibuat oleh orang yang tak berkuasa pastilah lebih besar akibat DUSTA para penguasa. Kurs, APBN, subsidi, kemiskinan, dll itu nyata dan akhirnya akan BICARA!” tegas Fahri Hamzah yang ditulis pada Rabu (3/10/2018) pukul 19.58 WIB.
Dirinya pun kemudian menyindir perbedaan antara penyelidikan kejanggalan Ratna Sarumpaet yang terlihat dilakukan sangat gesit dan profesional. Menurutnya, kebohongan yang dilakukan Ratna sangat sederhana ketimbang kebohongan pemerintah yang dibuat super canggih sehingga tidak bisa diungkap oleh rakyat.
“Memang, alat dusta orang biasa itu gak canggih. Tapi alat menyelidik dan mengungkap dusta oleh penguasa super canggih. Sebaliknya, alat penguasa untuk berdusta itu canggih dan kemampuan rakyat untuk mengungkap dusta penguasa sangat tidak canggih,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Pemkab Sumenep tetapkan status siaga kekeringan selama 6 bulan. Sebanyak 76 desa di 19 kecamatan berpotensi krisis air bersih.
Jadwal 16 besar Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko dan Paraguay vs Prancis, Minggu dini hari WIB. Simak jam tayang & siaran langsung.
Kasus dugaan penganiayaan di Daycare Jogja bertambah jadi 27 tersangka, dengan 103 anak korban. Polisi masih kembangkan penyidikan.
Bantul lanjutkan restorasi Gumuk Pasir Parangkusumo dengan penebangan vegetasi demi mengembalikan fungsi alami kawasan langka.
Prof Dante tegaskan obesitas adalah penyakit serius yang meningkatkan risiko jantung dan kanker, perlu penanganan menyeluruh.
BRIN dorong pembahasan RUU Pemilu dipercepat agar Pemilu 2029 berjalan berkualitas dan sesuai tahapan.