KPK: Rp1,5 Miliar Mengalir ke Orang Kepercayaan Nusron di Kasus HGB Summarecon
KPK mengungkap aliran uang Rp1,5 miliar dari bos Summarecon kepada Erwin dalam dugaan pengurusan blokir SHGB dan pemecahan HGB.
Wajah Ratna Sarumpaet yang dikabarkan bonyok karena dipukuli./Ist
Harianjogja.com, JAKARTA - Sebagai imbas dari tindakan Ratna Sarumpaet yang telah membuat sebuah berita bohong atau hoaks, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga mencopot Ratna Sarumpaet dari jabatan anggota Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) BPN.
Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo - Sandiaga Danhil Anzar Simanjuntak mengatakan, sebelumnya pihak BPN melakukan pembahasan terkait status Ratna Sarumpaet sebagai jurkamnas. Hasilnya, Ratna Sarumpaet dipecat.
"BPN sudah memutuskan memberhentikan beliau," kata Dahnil Anzar Simanjuntak saat dihubungi wartawan, Rabu (3/10/2018).
Sikap tegas yang diberikan BPN merupakan akibat dari ulah Ratna Sarumpaet yang telah merekayasa muka bonyoknya. Sebelumnya sempat beredar foto wajah babak belur dengan kabar bahwa dirinya telah dipukuli.
Karena itu, kemudian Calon Presiden Prabowo Subianto pun bereaksi. Dirinya langsung berencana menghadap Kapolri untuk menuntaskan kasus yang dinilainya telah melanggar Hak Asasi Manusia.
"Sejak tadi kita tahu kebohongan dia," pungkasnya.
Untuk diketahui, Ratna Sarumpaet meminta maaf kepada publik, maupun sejumlah tokoh politik, karena menyebar kebohongan alias hoaks mengenai dirinya menjadi korban penganiayaan oleh sejumlah orang misterius.
Ia secara khusus meminta maaf kepada Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto, Wakil Ketua DPP Partai Gerindra Fadli Zon, dan Ketua Dewan Kehormatan Amien Rais, karena hoaks ciptaannya tersebut.
"Saya memohon maaf kepada Pak Prabowo, yang tulus membela saya, membela kebohongan yang saya buat," tuturnya sembari menangis dalam konferensi pers di kediamannya, Jalan Kampung Melayu Kecil 5 No 24, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018).
Ratna Sarumpaet lantas berjanji, akan memperbaiki kesalahannya dan terus mengkampanyekan Prabowo sebagai capres pada Pilpres 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
KPK mengungkap aliran uang Rp1,5 miliar dari bos Summarecon kepada Erwin dalam dugaan pengurusan blokir SHGB dan pemecahan HGB.
Dewa United menang 3-1 atas Borneo FC di Stadion Segiri lewat gol Johnathan Pereira dan dua gol Denilson.
Nusron Wahid dua kali absen rapat Komisi II DPR. Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan menyebut Nusron memiliki penugasan lain yang terjadwal.
Kaspersky menemukan lebih dari 1.000 email phishing yang menyamar sebagai Zoom dan DocuSign serta menyasar akun perusahaan.
Kebakaran Gunungkidul mencapai 154 kasus hingga September 2026 dengan kerugian Rp2,96 miliar dan dua warga meninggal dunia.
Prabowo menyampaikan duka atas kecelakaan Virgo Transport 8 dan meminta investigasi. Sebanyak 129 orang masih dalam pencarian.