Kubu Prabowo Dituding 'Playing Victim' dalam Kasus Ratna Sarumpaet

Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan Rabu, 03 Oktober 2018 16:37 WIB
Kubu Prabowo Dituding 'Playing Victim' dalam Kasus Ratna Sarumpaet

Sekretaris TKN Jokowi-Maruf, Hasto Kristiyanto dan Direktur Program TKN Jokowi-Maruf, Aria Bima./JIBI/BISNIS-Muhammad Ridwan

Harianjogja.com, JAKARTA -Sikap calon presiden Prabowo Subianto terkait viral dugaan operasi bedah plastik Ratna Sarumpaet disayangkan oleh Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto.

Menurutnya, Prabowo sebagai seorang calon pemimpin, seharusnya mengklarifikasi masalah Ratna Sarumpaet, bukan malah menyudutkan sejumlah pihak.

“Tetapi hal tersebut itu tidak dilakukan. Persoalan ini justru digoreng secara politik dengan maksud mendapatkan keuntungan politik dan menyedot perhatian kita,” ujar Hasto di Rumah Cemara 19, Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Hasto menyebut  apapun alasannya, segala bentuk kekerasan atau penganiayaan tidak dibenarkan, terlebih dalam kegiatan berpolitik, menurutnya hal tersebut menciderai demokrasi Indonesia.

Ia pun menyayangkan sikap Prabowo yang malah menyudutkan salah satu pihak dan bukannya melimpahkan kasus tersebut ke penegak hukum.

“Kami sungguh menyesalkan atas berbagai drama playing victim tersebut. Mari kita sama sama kedepankan politik berkeadaban, kita berpolitik dengan mengedepankan etika dan moral,” ungkapnya

“Kami akan lebih menghargai dan mereka kemudian datang ke polisi minta visum dari Ratna Sarumpaet. Bahwa kemudian kita merespons, kita perangi bersama tindak kekerasan atas nama apa pun, terlebih atas nama politik itu tidak dibenarkan karena politik itu membangun peradaban,” sambungnya.

Aktivis Ratna Sarumpaet kembali menjadi sorotan. Kali ini, dia muncul setelah mengaku dipukuli orang tak dikenal di Bandung pada 21 September 2018.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis Indonesia

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online