Anjing Pelacak Dikerahkan Cari Jenazah Korban Gempa Palu

Newswire
Newswire Rabu, 03 Oktober 2018 12:50 WIB
Anjing Pelacak Dikerahkan Cari Jenazah Korban Gempa Palu

Gempa bumi Donggala, Sulawesi Tengah. /Ist-BNPB

Harianjogja.com, MAKASSAR - Polisi mengerahkan anjing pelacak untuk mencari jenazah korban gempa Palu dan Donggala yang hingga kini belum ditemukan.

Anjing pelacak (K9) milik Direktorat Sabhara Polda Sulawesi Selatan melacak keberadaan jenazah yang tertimbun tanah dan lumpur di daerah Palu, Sulawesi Tengah.

"Anjing pelacak yang kami kirim sehari setelah gempa dan tsunami itu sangat membantu dan banyak menemukan jenazah korban," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar, Selasa (2/10/2018).

Ia mengatakan kehadiran dua anjing pelacak di daerah gempa dan tsunami banyak membantu tim sukarelawan karena indera penciuman dari anjing pelacak jauh lebih hebat dari manusia.

Kombes Dicky menyatakan untuk jenazah yang tertimpa reruntuhan langsung dilakukan evakuasi sedangkan jenazah yang membutuhkan penanganan peralatan tambahan hanya diberikan tanda.

"Ada beberapa jenazah yang dilacak itu bisa langsung di evakuasi dan dimasukkan dalam kantong jenazah. Sedangkan yang tertimbun, diberi tanda saja dulu sama anggota untuk kemudian dilakukan penggalian atau menggunakan alat tambahan," katanya.

Sebelumnya, dua ekor anjing pelacaknya (K9) dikerahkan Polda Sulsel untuk membantu mencari keberadaan jenazah korban musibah gempa dan tsunami di Donggala, Palu, Sulawesi Tengah.

Kedua ekor anjing pelacak yang dimiliki Polda Sulsel berjenis Ras Pointer dan Belgian Malinois. Keduanya disebut sebagai anjing pelacak terbaik karena mampu mengendus targetnya khususnya para korban gempa bumi dan tsunami.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online