Adu Banteng Dua Truk di Sragen, Tiga Orang Terluka
Dua truk adu banteng di Sragen Wetan, tiga awak luka dan dirawat di RSUD. Diduga akibat pengemudi kurang konsentrasi.
Ilustrasi gempa bumi./IST-Liputan6.com
Harianjogja.com, DONGGALA- Gempa susulan mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah pascagempa berkekuatan lebih dari 7 SR yang membuat panik warga.
Donggala kembali diguncang gempa dengan kekuataan 5,9 Skala Richter (SR), setelah sebelumnya diguncang gempa 7,7 SR dan 5,9 SR, pada Jumat 28 September 2018, sekira pukul 17.25 WIB.
Situs resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerangkan, guncangan gempa susulan yang mirip dengan gempa pertama ini terjadi di lokasi 12 km Tenggara Palu- Sulawesi Tenggala, dengan kedalaman 10 Km.
Namun, BMKG menyatakan peringatan dini Tsunami sudah berakhir dalam gempa susulan tersebut. "Tidak berpotensi Tsunami," tulis situs BMKG.
Pasca gempa, masyarakat sempat berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Oleh karenanya, BMKG mengimbau warga tetap tenang dan waspada. "Masyarakat diminta tidak panik," pungkas situs resmi BMKG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Dua truk adu banteng di Sragen Wetan, tiga awak luka dan dirawat di RSUD. Diduga akibat pengemudi kurang konsentrasi.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.