Bima Seta dari Jogonalan Terpilih Jadi Sapi Kurban Presiden Prabowo
Sapi jumbo 977 kg asal Klaten terpilih jadi kurban Presiden 2026. Dipelihara peternak muda, lolos uji kesehatan dan siap disembelih.
Bayi yang lahir di Sumatra./Ist
Harianjogja.com, MADINA- Pekerjaan orang tua bayi yang lahir dengan mata satu di Sumatra Utara ternyata penambang emas. Warga curiga, kondisi bayi yang lahir cacat tersebut akibat dampak merkuri.
Bayi yang terlahir bermata satu dan tanpa hidung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Panyabungan Mandailing Natal (Madina), Sumatra Utara, merupakan anak dari seorang penambang emas.
Dari cerita Iswadi, 40, Warga Kelurahan Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan Kabupaten Madina, tetangga dari sang bayi malang itu menjelaskan, bahwa ayah sang bayi, Tatang Triyanto merupakan penambang emas di daerah Huta Bargot yang juga dikenal sebagai Tano Sere atau Tanah Emas.
"Setahu saya Tatang dan keluarganya yang datang dari pulau Jawa dan ia bekerja di tambang emas masyarakat di Huta Bargot," kata Iswadi kepada Okezone-jaringan Harianjogja.com, saat ditemui di lingkungan RSUD Panyabungan.
Warga pun merasa khawatir bahwa kelahiran bayi dengan keadaan cacat tersebut imbas dari cairan merkuri yang biasa digunakan untuk menambang emas.
"Dugaan kita kejadian seperti ini adalah dampak dari penggunaan cairan kimia di pertambangan sana, ini yang kita takutkan dan harus kita waspadai sejak dahulu," tambah Iswadi yang merupakan tokoh masyarakat di Panyabungan.
Menurut Iswadi, sejak adanya tambang emas yang menggunakan cairan berbahaya itu, kelahiran bayi dengan rupa cacat seakan menjadi rahasia umum. Bahkan berbagai penyakit berbahaya pun sering dialami warga sekitar.
"Seperti yang dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Madina tadi, jangan-jangan ini dampak dari merkuri itu, tapi beliau juga tidak bisa memastikan secara positif karena bukan bidang dia," sebutnya.
"Kita hanya bisa berandai-andai tapi ini semua kita serahkan kepada Sang Pencipta alama semesta, dan ini kita anggap saja debagai teguran yang sangat besar bagi kita semua umat manusia ini," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Sapi jumbo 977 kg asal Klaten terpilih jadi kurban Presiden 2026. Dipelihara peternak muda, lolos uji kesehatan dan siap disembelih.
YouTube akan meluncurkan fitur deteksi wajah AI untuk kreator guna melawan deepfake dan penyalahgunaan konten digital.
Kemendagri dorong aturan larangan perang suku di Papua Pegunungan lewat Raperdasus dan Raperdasi demi menjaga keamanan.
Lonjakan penumpang KAI Daop 4 Semarang capai 220 ribu saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Ini rute favoritnya.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.