2020, Depresi Bakal Jadi Beban Kesehatan Kedua

Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari Kamis, 30 Agustus 2018 14:10 WIB
2020, Depresi Bakal Jadi Beban Kesehatan Kedua

Ilustrasi depresi./JIBI

Harianjogja.com, JAKARTA -- Kesehatan mental masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan di Indonesia yang perlu mendapatkan perhatian khusus, jika diabaikan dapat mengarah pada stres dan berujung pada depresi berkepanjangan.

Menurut World Health Organization (WHO), pada tahun 2016 data WHO menunjukkan terdapat sekitar 35 juta orang di dunia terkena depresi dan diprediksikan pada 2020 mendatang, depresi akan menjadi beban kesehatan nomor dua setelah kardiovaskular.
Di Indonesia sendiri angka penderita stres dan depresi menunjukkan peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun.

Menurut Eva Suryani, Kepala Divisi Edukasi dan Training Asosiasi Psikiatri Indonesia, Wilayah DKI Jakarta, hal tersebut dilatarbelakangi oleh tekanan hidup yang semakin rumit seperti tekanan sosial dan ekonomi, tekanan pekerjaan, tingkat kemacetan dan lain sebagainya.

Hasil riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kemenkes 2013 pun menunjukan prevalensi gangguan mental emosional biasanya terjadi dengan gejala-gejala depresi serta kecemasan untuk usia 15 tahun keatas dan ada sekitar 6% dari jumlah penduduk Indonesia.

“Di lain sisi banyak penderita yang tidak menyadari akan gejala awal stres yang mereka alami dapat berpotensi memicu depresi yang berkelanjutan," ujarnya, Kamis (30/8/2018.

Eva yang juga merupakan psikiater di fitur Kontak Dokter Halodoc menambahkan jumlah tenaga dan fasilitas kesehatan mental profesional di Indonesia masih tergolong minim. Berdasarkan standar yang ditetapkan oleh WHO idealnya perbandingan antara tenaga kesehatan dan pasien yakni 1:30.000 orang atau sekitar 0,03 per 100.000 penduduk.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online