Begal Bokong Teror Wonogiri, Pelaku Ditangkap, Beraksi 4 Kali
Begal bokong di Wonogiri ditangkap kurang dari 5 jam. Pelaku mengaku sudah empat kali beraksi di jalur sepi.
Ilustrasi mayat./JIBI
Harianjogja.com, KAJANG – Satu lagi warga negara Indonesia yang meninggal dunia di negeri jiran Malaysia. Namun penyebabnya akibat dianiaya.
Seorang pria warga negara Indonesia (WNI) yang dipukuli setelah tertangkap saat sedang mengintip tetangganya di Kampung Orang Asli Baru, Sungai Lalang, Semenyih, Malaysia dilaporkan meninggal dunia. Pria yang tidak disebutkan namanya itu sempat dirawat ke rumah sakit, namun akhirnya dia kehilangan nyawa akibat luka-luka yang diderita.
Pada 11 Agustus, pria itu ditahan dan diperiksa warga setelah tertangkap mengintip tetangganya. Namun, dia kemudian terlibat perkelahian dengan sekelompok orang sebelum sempat ditahan warga dan diserahkan ke polisi.
Dia dilarikan ke Rumah Sakit Kajang setelah menderita koma karena luka-luka yang dialaminya. Kepala Kepolisian Kajang, Asisten Komandan Ahmad Dzaffir Mohd Yussof mengatakan, pria itu meninggal dunia pada Rabu, 22 Agustus pukul 9.15 pagi setelah 12 hari dirawat di rumah sakit.
“Autopsi menunjukkan penyebab kematian sebagai cedera kepala berat, konsisten dengan trauma benda tumpul, serta cedera internal lainnya,” kata Ahmad Dzaffir sebagaimana Dikutip The Star, Jumat, (24/8/2018).
Polisi telah menahan seorang pria berusia 20-an tahun untuk membantu penyelidikan mereka, tetapi menurut Ahmad Dzaffir, tersangka tidak memiliki dokumen identifikasi.
“Dia akan ditahan sampai 29 Agustus. Kasus ini digolongkan sebagai pembunuhan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Begal bokong di Wonogiri ditangkap kurang dari 5 jam. Pelaku mengaku sudah empat kali beraksi di jalur sepi.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul hadir dengan track ekstrem. Seeding run panas, final diprediksi makin sengit!
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo)
DPD DIY dorong percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat demi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat adat.
Penelitian terbaru ungkap pola tulisan tangan bisa jadi indikator awal penurunan fungsi kognitif pada lansia.
Rupiah melemah ke Rp17.800, DPR tegaskan kondisi bukan krisis 1998. Sektor perbankan dinilai masih stabil.