KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Relokasi ribuan makam tua Klampisan yang berada di area Jalan Tol Trans Jawa Seksi V Semarang Batang, Jawa Tengah, berlangsung dramatis./Suara.com-Adam Iyasa
Harianogja.com, BATANG- Pekerja relokasi makam di jalan tol di Batang, Jawa Tengah menemui sejumlah keanehan saat hendak memindahkan makam.
Relokasi ribuan makam tua Klampisan yang berada di area Jalan Tol Trans Jawa Seksi V Semarang – Batang, Jawa Tengah, berlangsung dramatis.
Sejumlah pekerja relokasi mengklaim, menghadapi situasi yang janggal dan cenderung mistis saat memindahkan ribuan makam tersebut ke TPU baru—berjarak 500 meter dari lokasi lama.
"Ya ada saja peristiwa mistis, meski kami lebih dulu melakukan ritual sebelum membongkar makam. Kami sudah selamatan, tumpengan, pengajian, dan khatam Alquran, termasuk pembacaan ahli waris makam sebagai izin bongkar," kata Koordinator Lapangan Relokasi Makam Klampisan, Suyono, Kamis (16/8/2018).
Suyono menceritakan, ia dan rekan-rekannya harus turut menggali kembali makam sesepuh Mbah Klampis, Nyai Klampis, dan dua makam muridnya, yakni Mbah panggeng dan Nyi Turiyah. “Awalnya, makam tua keempat sesepuh itu tak terdeteksi oleh kami. Tapi, oleh warga sepuh yang mengerahkan tenaga ahli gaib, keempat makam itu bisa kami temukan,” tuturnya.
Sebagai penghormatan, Suyono memastikan bakal membuat pendopo berlantai keramik untuk keempat makam itu di tempat relokasi.
"Selain mencari 4 makam itu, tenaga ahli gaib juga kami gunakan untuk mencari makam tanpa nama. Ditemukan ada 207 makam tanpa nama, percaya atau tidak ya,” katanya.
Selain itu, Suyono mengklaim, pekerjanya juga mengalami kejadian janggal saat menebang pohon beringin di sisi timur makam.
Penebangan pohon berdiameter 1,5 meter itu dilakukan oleh 15 orang, agar bisa menarik jatuh ke sisi timur makam.
"Anehnya, saat ditarik 15 orang ke timur, pohon itu malah tumbang ke Barat, hampir mengenai saya dan beberapa orang yang akan mengabadikan foto dan video penebangan," ungkap Suyono.
Alhasil, dokumentasi penebangan pohon beringin raksasa itu tak terdokumentasikan sedikit pun.
"Sepertinya ada hal lain yang tak ingin pohon itu diabadikan baik foto dan video, karena kami lari tunggang langgang menghindar pohon jatuh," ucapnya.
Tak berhenti di situ, usai pohon tumbang, kejadian ganjil berlanjut dengan disertai angin puting beliung yang kencang di sekitar lokasi pohon.
"Anginnya kencang sekali, memutar seperti puting beliung, ada sekitar satu menitan," katanya. Pihaknya berharap, proses relokasi ribuan makam bisa berjalan lancar tanpa kendala. Dia menargetkan dalam satu hari bisa memindah 100 makam di tempat baru.
"Ada tiga lahan kapling, kita langsung makamkan ke tempat baru. Kami akan bekerja selama satu bulan kedepan untuk memindah 1300an makam," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Gunung Semeru erupsi empat kali pada Minggu, dengan letusan tertinggi mencapai 1.300 meter. Status masih Level III atau Siaga.
Revitalisasi 71.744 sekolah ditargetkan pada 2027 dengan prioritas sekolah terdampak bencana, rusak berat, dan daerah 3T.
Harga emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Minggu 27 September 2026 naik. Cek harga jual dan buyback berbagai ukuran.
Simulasi UMP 2027 jika naik 7,5%-9,5%. UMP DKI Jakarta berpotensi mencapai Rp6,27 juta berdasarkan usulan KSPI dan Partai Buruh
BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah kota pada Minggu. Yogyakarta diprakirakan mengalami udara kabur.