Fahd Arafiq Terseret Kasus Mafia Tanah ATR BPN, Bahlil Sebut Musibah Bagi Golkar
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Sejumlah bantuan dinaikkan ke pesawat Hercules A1315 milik TNI AU di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Adisutjipto menuju Lanud Rembiga, Lombok, Sabtu (11/8/2018)./Harian Jogja-Irwan A. Syambudi
Harianjogja.com, JAKARTA-Distribusi bantuan bagi para pengungsi gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB) terkendala karena kurangnya kendaraan untuk menyalurkan logistik. Hal itu diungkapkan Pejabat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB).
"Bantuan logistik terus didistribusikan kepada pengungsi. Bantuan, baik logistik maupun relawan terus berdatangan ke Lombok, yang menjadi persoalan adalah terbatasnya jumlah kendaraan untuk mengangkut penyaluran logistik," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (12/8/2018).
Berbagai upaya telah dilakukan guna mempercepat distribusi bantuan, yaitu mengerahkan relawan, memobilisasi para lurah dan kepada desa untuk mendata dan mendistribusikan logistik kepada warganya yang mengungsi hingga menggunakan kendaraan operasional satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mendistribusikan bantuan.
Distribusi bantuan dari Posko Tanggap Darurat di Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, dilakukan berdasarkan permintaan koordinator pengungsi atau masyarakat yang meminta bantuan melalui "call center" posko.
"Kepala BNPB Willem Rampangilei telah menyampaikan kekurangan kendaraan untuk mendistribusikan bantuan kepada Menteri Perhubungan, dan akan dibantu menggunakan kendaraan Damri," kata Sutopo.
Sebanyak 300 unit tenda pengungsi dari BNPB ditambah berbagai pihak lain juga telah dibagikan. Namun belum semua pengungsi memperoleh tenda.
Dinas sosial kabupaten di Lombok juga telah mengeluarkan 100 ton beras. Dapur umum lapangan sudah didirikan oleh berbagai pihak dari TNI, Polri, Tagana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), lembaga swadaya masyarakat dan relawan, antara lain di Kecamatan Tanjung, Bayan dan Pemenang.
Satu dapur umum mampu melayani 500-1.500 konsumsi. Dapur umum yang sudah aktif ada 20 unit dengan kemampuan produksi 19.900 nasi bungkus per hari.
"Beras, sembako dan kebutuhan dasar untuk pengungsi harus terus tersedia mengingat pengungsi diperkirakan masih akan lama di pengungsian," ujar Sutopo.
Distribusi air bersih terus disalurkan menggunakan mobil tanki air. Tapi di lapangan muncul permasalahan, yaitu masih terbatasnya tendon, air bersih, MCK "portable" dan sanitasi. Listrik juga belum seluruhnya menyala.
Di Kecamatan Gangga, Lombok Utara, masih gelap gulita saat malam hari. Untuk mengatasi penerangan, sebanyak 200 unit genset sudah disalurkan yang berasal dari BNPB (100 unit) dan 100 unit bantuan dari swasta. Patroli terus ditingkatkan oleh Polri dan saat ini jumlah kriminalitas sudah turun 70%.
Hingga saat ini gempa susulan masih sering terjadi. Sudah 576 gempa susulan hingga Minggu (12/8/2018) pukul 15.00 WITA sejak gempa 7 SR mengguncang wilayah NTB dan sekitarnya pada 5 Agustus 2018. Intensitas gempa susulan kecil. Diperkirakan gempa susulan ini masih akan terjadi hingga empat pekan ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Pemda DIY tak ingin penyediaan rumah susun hanya berhenti pada penambahan bangunan dan unit hunian. Di tengah harga rumah yang semakin tinggi, hunian vertikal t
Classic Hits Radio Irlandia menghapus lagu Ed Sheeran dari playlist setelah kontroversi pencoretan Macklemore dan mundurnya sejumlah musisi pendukung tur.
BPBD Sleman menerima sekitar 875 laporan kerusakan bangunan akibat bencana sejak awal tahun ini hingga pertengahan September 2026.
Laptop tiba-tiba panas dan kipas berisik meski tak digunakan bermain game? Cek 7 penyebabnya, mulai dari banyak aplikasi hingga ventilasi berdebu.
Pekerja usia 16-24 tahun di Inggris rata-rata hanya mengambil 2,4 hari cuti sakit. Data ONS dan pakar menjelaskan faktor di balik fenomena tersebut.