Lonceng Peringatan Dua Dekade Gempa Jogja
Dua puluh tahun adalah waktu yang cukup panjang untuk memulihkan sisa-sisa reruntuhan, mempercantik tata kota, dan menyembuhkan luka fisik
Presiden Joko Widodo menyambangi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya, di Hambalang, Bogor./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA- Petinggi Partai Hanura menyindir koalisi kubu Prabowo Subianto dengan sebutan Koalisi Kardus Kosong.
Partai-partai politik yang berkoalisi untuk mendukung bakal calon presiden petahana Jokowi, menamakan diri mereka sebagai Koalisi Indonesia Kerja.
Sekretaris Jenderal Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Verry Surya Hendrawan mengatakan, tedapat 9 partai yang masuk Koalisi Indonesia Kerja (KIK).
"KIK ini kontinuitas dari KIH, Koalisi Indonesia Hebat, yang terus berfokus hanya kepada kerja, kerja, kerja, demi kemakmuran dan kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia," jelas Verry.
Selain itu, Verry mengungkapkan Jokowi bakal menemui petinggi partai KIK, Kamis (9/8/2018) malam nanti. Pertemuan itu bakal dihadiri semua ketua umum serta sekretaris jenderal partai-partai KIK.
Sementara Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir mengakui berbangga hati atas penamaan Koalisi Indonesia Kerja.
Ia lantas menyindir partai-partai koalisi pendukung bakal capres Prabowo Subianto sebagai Koalisi Kardus Kosong.
"Kami kan Koalisi Indonesia Kerja, nah, di sebelah itu, Koalisi Kardus Kosong. Kan sudah dapat julukan kardus,” kata Inas.
Selayaknya kardus, Inas menuturkan banyak orang yang selalu mengira-ngira, apakah sebuah kardus itu berisi atau justru kosong.
“Kalau KIK kan sudah jelas, Pak Jokowi sudah kerja. Beda dengan mereka masih kosong, belum kerja, kardus kosong,” tukasnya.
Untuk diketahui, penggunaan terma kardus mendadak beken dalam dunia politik nasional, setelah dipopulerkan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief, pada Rabu (8/8/2018) malam.
Andi menggunakan istilah itu untuk menyebut Prabowo Subianto, yang ia tuding berubah haluan memilih Sandiaga Uno sebagai bakal cawapres.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Dua puluh tahun adalah waktu yang cukup panjang untuk memulihkan sisa-sisa reruntuhan, mempercantik tata kota, dan menyembuhkan luka fisik
DPUPRKP) Gunungkidul akan melanjutkan proyek normalisasi luweng yang mulai dilaksanakan di 2025. Di tahun ini, normalisasi akan menyasar Luweng Gabluk Ponjong.
Gaji ke-13 cair mulai hari ini, 2 Juni 2026! Cek rincian besaran untuk ASN, TNI, Polri, dan pensiunan serta jadwal pencairannya di sini.
Apple rilis iOS 26.5.1 untuk perbaiki bug pengisian daya di iPhone Air dan iPhone 17. Simak rincian dan cara update sistem Anda di sini.
Simak kalender fenomena langit Juni 2026, mulai dari konjungsi planet hingga puncak hujan meteor. Catat tanggal dan tips pengamatannya di sini.
Bea Cukai Yogyakarta kawal kepulangan jemaah haji di Bandara YIA. Tersedia layanan registrasi IMEI dan pemeriksaan barang yang cepat. Simak detailnya di sini.