Diserang Rusia, Ukraina Punya Cara Rayakan Kemerdekaannya Hari Ini
Hari Kemerdekaan Ukraina ke-31 diperingati pada hari ini, Rabu (24/8/2022). Namun, perayaan tahun ini berbeda karena invasi Rusia.
Sekretaris Fraksi PAN di DPR Yandri Susanto (tengah) didampingi anggota Fraksi Andi Yuliani Paris (kiri) dan Amran melakukan konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/2)./Antara-Hafidz Mubarak A.
Harianjogja.com, JAKARTA - Partai koalisi pendukung Prabowo Subianto di Pilpres terindikasi pecah. PAN menegaskan tak mau AHY dan tokoh PKS jadi cawapres Prabowo.
Partai Amanat Nasional (PAN) secara terang-terangan mengemukakan keberatannya kalau Prabowo Subianto memlihi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) atau Salim Segaf Al-Jufri menjadi calon wakil presiden.
Ketua DPP PAN, Yandri Susanto mengatakan memilih Ustaz Abdul Somad (UAS) sebagai jalan tengahnya. Sebab, kata dia, UAS bukan dari kalangan partai.
"Kalau Pak Prabowo ngambil Salim Segaf misalnya, ya kami tidak setuju, atau AHY pasti kami tidak setuju. Itu sudah hampir pendapat umum dari seluruh provinsi (DPW)," kata Yandri di Kompleks Parlemen, Selasa (7/8/2018).
Legislator asal daerah pemilihan Banten II itu berharap agar Abdul Somad berubah pikiran, sehingga bersedia mendampingi Prabowo. Pasalnya, Abdul Somad pernah mengungkapkan bahwa dirinya tidak memiliki niatan untuk maju di pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) 2019.
"Kalau kemarin dia tidak mau. Bisa jadi dalam satu dua hari ini dia ada perubahan," kata sekretaris Fraksi PAN di DPR tersebut.
Dia optimistis bahwa Abdul Somad bisa diterima Partai Keadilan Sejahtera (PKS) maupun Partai Demokrat. "Kalau masih ada tersedia waktu masa pendaftaran masih terbuka, segala kemungkinan," ujar Aanggota komisi I DPR tersebut.
Adapun Abdul Somad merupakan salah satu tokoh yang direkomendasikan ijtimak ulama untuk menjadi Cawapres pendamping Prabowo Subianto. Selain Ustaz Abdul Somad, ijtimak ulama juga merekomendasikan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Hari Kemerdekaan Ukraina ke-31 diperingati pada hari ini, Rabu (24/8/2022). Namun, perayaan tahun ini berbeda karena invasi Rusia.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.