57 Senjata Rakitan Konflik Adonara Diserahkan ke Polisi
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.
Ilustrasi ibadah haji dan umrah./JIBI
Harianjogja.com, CIANJUR-Suminah (55) pemulung asal Kampung Pasekon, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Cianjur, Jawa Barat, akhirnya berangkat ke tanah suci setelah menabung selama 16 tahun.
Ia berangkat bersama suaminya Zulfadli yang sehari-hari bekerja sebagai marbot masjid. Bahkan suaminya tidak menyangka hasil memulung selama belasan tahun itu, digunakan istrinya untuk mencicil biaya haji.
"Selama belasan tahun, saya tidak menyangka kalau hasil memulung barang-barang bekas yang dikerjakan istri saya ditabung untuk naik haji. Saya baru tahu setelah istri saya meberitahukan keberangkatan kami tahun ini," kata Zulfadli.
Bahkan sejak usahanya hancur beberapa belas tahun yang lalu akibat kebakaran, Zulfadli tidak pernah bermimpi untuk berangkat ke tanah suci bersama istrinya. Terlebih ketika pekerjaanya hanya marbot masjid yang penghasilannya tidak besar.
"Tidak menyangka kalau pekerjaan yang selama ini dilakukan istri saya dan sempat saya larang mengantarkan kami menjalankan rukun Islam yang ke lima," ujarnya.
Sementara Suminah, mengungkapkan keinginannya untuk berangkat ke tanah suci sudah dicita-citakannya sejak membangun rumah tangga bersama Zulfadli yang asli Sumatra Barat dan merantau ke Cianjur.
Meskipun harus memulung barang bekas setiap hari dijalani untuk mencicil biaya haji itu, disembunyikan dari suami dan tiga orang anaknya yang selama ini melarangnya untuk menjalani pekerjaan tersebut.
Hingga akhirnya anggota keluarga merasa terkejut ketika dia memberitahukan keberangkatannya dalam kloter 64 tahun ini. Semua anggota keluarga termasuk suaminya hanya bisa menitikkan air mata.
"Saya tidak malu menjalani pekerjaan memulung karena cita-cita saya sejak dulu berangkat ke tanah suci bersama suami dari hasil jerih payah sendiri," tambahnya.
Bahkan ketika usai melaksanakan manasik haji, ibu tiga orang anak dengan empat cucu itu, tidak langsung pulang, tetapi memunguti setiap botol atau gelas bekas air mineral yang ditinggalkan peserta manasik.
"Harapan saya bersama suami diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah selama di tanah suci dan kembali ke tanah air sebagai haji mabrur. Sepulangnya nanti saya tetap akan menjalani pekerjaan memulung," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.