Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Diminta Kembali ke Rumah

Newswire
Newswire Minggu, 05 Agustus 2018 21:38 WIB
Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Diminta Kembali ke Rumah

Ilustrasi gempa bumi/JIBI

Harianjogja.com, JAKARTA- Seluruh warga yang berhamburan di jalan diminta oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram agar kembali pulang ke rumahnya masing-masing. Hal itu dilakukan setelah peringatan tsunami resmi dicabut.

"Karena masyarakat resah dengan adanya tsunami, kami mengimbau masyarakat untuk kembali ke rumah," kata Pusdalops BPBD Kota Mataram, Agus saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (5/8/2018).

Namun demikian, Agus mengaku masih belum mengetahui apakah ada korban jiwa akibat gempa berskala 7,0 Skala Richter (SR) yang mengguncang daerah Lombok. Sebab, pihaknya masih melakukan pendataan.

"Korban belum tau, kami masih melakukan pendataan di Kota Mataram," terangnya.

Sejauh ini, sambung Agus, masih banyak warga yang mengungsi dan berhamburan di jalan setelah adanya gempa berkekuatan 7,0 SR disusul adanya peringatan tsunami. Namun saat ini, ‎Agus meminta agar warga kembali ke rumahnya.

"Masyarakat masih mengungsi maka kami mengimbau masyarakat untuk kembali kerumah‎," pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online