Dugaan Penistaan Agama di Festival Musik Ancol, Ini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Ilustrasi gempa bumi/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA- Seluruh warga yang berhamburan di jalan diminta oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram agar kembali pulang ke rumahnya masing-masing. Hal itu dilakukan setelah peringatan tsunami resmi dicabut.

"Karena masyarakat resah dengan adanya tsunami, kami mengimbau masyarakat untuk kembali ke rumah," kata Pusdalops BPBD Kota Mataram, Agus saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (5/8/2018).
Namun demikian, Agus mengaku masih belum mengetahui apakah ada korban jiwa akibat gempa berskala 7,0 Skala Richter (SR) yang mengguncang daerah Lombok. Sebab, pihaknya masih melakukan pendataan.
"Korban belum tau, kami masih melakukan pendataan di Kota Mataram," terangnya.

Sejauh ini, sambung Agus, masih banyak warga yang mengungsi dan berhamburan di jalan setelah adanya gempa berkekuatan 7,0 SR disusul adanya peringatan tsunami. Namun saat ini, Agus meminta agar warga kembali ke rumahnya.
"Masyarakat masih mengungsi maka kami mengimbau masyarakat untuk kembali kerumah," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.