Median: Hanya 5 Parpol yang Lolos Ambang Batas Parlemen

Newswire
Newswire Senin, 23 Juli 2018 18:55 WIB
Median: Hanya 5 Parpol yang Lolos Ambang Batas Parlemen

Paprpol peserta Pemilu 2019. /istimewa

Harianjogja.com, JAKARTA- Survei Media Nasional (Median) menunjukkan dari 15 partai politik peserta Pemilihan Umun 2019, hanya lima parpol yang diprediksi lolos ambang batas parlemen sebesar 4 persen.

"Dari hasil survei, diprediksi hanya lima parpol yang lolos ambang batas parlemen atau dengan kata lain lolos ke Senayan," kata Direktur Eksekutif Median Rico Marbun saat dihubungi Antara di Jakarta, Senin (23/7).

Dari data survei yang diterima, kelima parpol tersebut adalah posisi teratas PDI Perjuangan dengan 26 persen, Partai Gerindra (16,5 persen), Partai Golkar (8,8 persen), PKB (8,7 persen), dan Partai Demokrat (8,6 persen). Sementara itu, 10 parpol yang tidak lolos ambang batas parlemen adalah Partai Perindo (3,5 persen), PAN (3,4 persen), PKS (3 persen), PPP (2,8 persen), dan Partai NasDem (2,7 persen). Partai Hanura (0,7 persen), PSI (0,3 persen), PKPI (0,2 persen), PBB (0,2 persen), dan Partai Berkarya (0,2 persen). "Untuk Partai Garuda belum ada yang mau memilih," kata Rico.

Ia menyebutkan jumlah responden yang belum memutuskan memilih atau "undicided voters" sebanyak 14,4 persen. Hal itu menjadi peluang semua partai untuk memperebutkannya. Menurut dia, salah satu langkah cepat mengambil "undicided voters" itu dengan mendompleng popularitas calon presiden (capres) yang akan diusung masing-masing parpol. "Capres-capres bisa meningkatkan elektoral, itu yang paling mudah dilakukan parpol," ujarnya.

Survei Median tersebut dilakukan terhadap 1.200 responden dengan metode survei adalah "multistage random sampling" dan "margin of error" sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Anton Wahyu Prihartono
Anton Wahyu Prihartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online