ESDM Waspadai Antrean BBM di Jatim, Malang hingga Blitar
ESDM menyoroti antrean BBM di Malang, Jember, dan Blitar. Pemerintah menargetkan persoalan tersebut tuntas dalam 1–2 hari.
Liberty Sitinjak./Okezone
Harianjogja.com, BANDUNG- Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Lapas Sukamiskin membongkar dugaan bobroknya sistem di penjara dan praktik suap yang merajalela di sana. Saat OTT dilakukan, dua koruptor penghuni lapas tak ada di lokasi.
Sekretaris Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham Liberty Sitinjak mengklaim terpidana mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin dan terpidana Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) dalam kondisi sakit. Sehingga keduanya tidak ada di dalam sel tahanan Lapas Kelas I Sukamiskin Bandung.
Seperti diketahui, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Kalapas Kelas I Sukamiskin Wahid Husen. KPK juga melakukan penyegelan terhadap sel yang harusnya ditempati Fuad Amin dan Awan yang merupakan adik Ratu Atut Chosiyah.
KPK menduga ruang tahanan itu dikunci sang penghuni. Sedangkan para penghuni tersebut sedang berada di luar dan membawa kunci tahanan. Sehingga, ruangan itu akhirnya disegel KPK.
"Dia sakit, dia sakit, dia sakit. Semuanya yang dikatakan itu [Fuad Amin dan Wawan] sakit," kata Liberty seusai meninjau Lapas Kelas I Sukamiskin.
Ia sendiri tidak mau berkomentar lebih jauh soal kemungkinan adanya \'jual-beli\' kamar tahanan sehingga penghuninya bebas membawa kunci sendiri. Ia pun meminta wartawan untuk mengonfirmasi kepada KPK atas dugaan tersebut.
"Ya kalau itu katanya, coba tanyakan kepada yang ngambil saja," ungkapnya.
Liberty kembali menegaskan bahwa kedatangannya adalah untuk mencari data seputar OTT yang dilakukan KPK terhadap Kalapas Sukamiskin dan beberapa orang lainnya. Ia tidak mau berbicara soal hal di luar itu.
"Saya tidak ada bicara soal itu. Yang kita tanggapi sekarang ini atas peristiwa tadi pagi. Jadi untuk yang lain, saya pikir tidak dalam konteks bicarakan hari ini ya, oke ya," jelasnya.
Disinggung soal pelaksana harian (plh) Kalapas Sukamiskin yang akan menggantikan Wahid Husen untuk sementara, ia mengatakan sudah ada yang ditunjuk. Tapi, ia belum tahu apakah Wahid Husen akan dicopot atau tidak dari jabatannya.
"Plh sudah ditunjuk, Pak Kadivpasnya [Kemenkumham Jawa Barat Alvi Jahrin] langsung," ucap Liberty.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
ESDM menyoroti antrean BBM di Malang, Jember, dan Blitar. Pemerintah menargetkan persoalan tersebut tuntas dalam 1–2 hari.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 23 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
Jadwal KA Bandara YIA 23 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Yusaku Yamadera ingin mendapat menit bermain reguler di PSIM Jogja. Ia juga menilai tim perlu mencari solusi menghadapi persaingan Super League.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 23 Oktober 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jam keberangkatannya.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Persik Kediri. Pieter Huistra menyoroti kesalahan pertahanan, keputusan wasit, dan perkembangan permainan tim.