Jusuf Kalla Minta Kampus Tak Asal Cetak Banyak Sarjana
Jusuf Kalla mendorong kampus meningkatkan kualitas lulusan karena setiap tahun sekitar satu juta sarjana menghadapi lapangan kerja terbatas.
Inneke Koesherawati. /Antarafoto
Harianjogja.com, JAKARTA - Aktris Inneke Koesherawati ikut diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyusul kabar sang suami Fahmi Darmawangsa, turut diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Sukamiskin Bandung, Jawa Barat, Sabtu (21/7/2018).
Inneke merupakan satu dari enam orang yang diamankan KPK dalam OTT yang berlangsung di Lembaga Permasyarakatan Sukamiskin, Bandung tersebut. Selain Inneke dan Wahid, KPK belum membeberkan empat orang yang ditahan lainnya.
"Kesimpulannya (apakah Inneke jadi tersangka atau tidak) seteleh ekspos," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat dikonformasi melalui pesan singkat di Jakarta.
Sebelumnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan dari enam orang yang diamankan itu terdapat unsur penyelenggara negara di Lapas Sukamiskin, narapidana korupsi, keluarga narapidana, serta PNS Lapas Sukamiskin.
Inneke Koesherawati diduga merupakan keluarga narapidana yang dimaksud Febri. Selain itu, kata Febri, terdapat juga kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Sukamiskin yang disegel oleh tim KPK.
"Ada sel di Lapas yang disegel karena penghuninya (narapidana) sedang tidak berada di tempat," ungkap Febri.
Enam orang tersebut telah dibawa ke Gedung KPK Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. KPK juga mengamankan uang tunai mata uang rupiah, valas, dan kendaraan terkait OTT tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KPK menggeledah kamar Fahmi Darmawangsa, Fuad Amin, dan Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan di Lapas Sukamiskin. Namun, karena Fuad dan Wawan sedang dirawat di rumah sakit di luar Lapas, maka kamar mereka pun disegel.
Sesuai KUHAP, KPK mempunyai waktu 1X24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan tersebut, termasuk Inneke Koesherawati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com, Antara
Jusuf Kalla mendorong kampus meningkatkan kualitas lulusan karena setiap tahun sekitar satu juta sarjana menghadapi lapangan kerja terbatas.
Telkom Akses meraih tiga penghargaan TOP GRC Awards 2026, termasuk Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026.
Komnas HAM mengecam penembakan tiga ASN Jayawijaya dan mendesak Polda Papua mengusut pelaku secara transparan dan akuntabel.
Hakim kembali menolak praperadilan eks Waka BGN Lodewyk Pusung. Status tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG tetap sah.
Basarnas mengerahkan Kopaska, BSG, dan KRI Canopus untuk mencari 129 korban Kapal Virgo Transport 8 yang belum ditemukan.
Asap karhutla membuat jarak pandang di Bandara Supadio hanya 300 meter. Sebanyak 73 penerbangan terdampak penundaan dan perubahan jadwal.