Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama Pendidikan Berbasis AI
Mendikdasmen Abdul Mu'ti dan Menteri Pendidikan Singapura Desmond Lee memperkuat kerja sama pendidikan, AI, pembaruan MoU, dan akses belajar.
Ilustrasi sabu-sabu./Ist-Antara
Harianjogja.com, PEKANBARU-Tiga tersangka sindikat peredaran narkoba, dengan dua di antaranya berstatus sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru diringkus Kepolisian Resor Kota Pekanbaru.
"Total dua paket sabu-sabu masing-masing seberat satu kilogram diamankan dari para tersangka," kata Kepala Polresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto di Pekanbaru, Jumat (29/6/2018).
Santo, demikian Kapolresta akrab disapa menjelaskan dua mahasiswa yang diamankan tersebut masing-masing berinisial Ak alias Akram (26) dan D alias Diki (23). Keduanya merupakan mahasiswa semester 10 yang sedang menyelesaikan tugas akhir.
Sementara seorang tersangka lainnya berinisial DPT alias Danu (21), seorang pengangguran warga Kota Pekanbaru.
Santo menuturkan, ketiga tersangka ditangkap tim gabungan Polsek Senapelan di tiga lokasi berbeda di Kota Pekanbaru pada Sabtu (23/6/2018) akhir pekan lalu. Tersangka pertama yang ditangkap adalah Akram. Mahasiswa perguruan tinggi swasta itu ditangkap di sebuah komplek kos-kosan di Jalan Pembangunan, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru.
"Dari tangan Akram barang bukti dua kilogram sabu-sabu itu kita sita. Selain itu, kita juga menyita 500 butir pil ekstasi, 17 pembungkus sabu-sabu, ponsel, timbangan digital dan laptop," urainya.
Selanjutnya, dari penangkapan Akram, Polisi kembali melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Diki.
Melengkapi Kapolresta Pekanbaru, Kapolsek Senapelan Kompol Agung Triadi mengatakan, Diki ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Jalan Arifin Achmad Pekanbaru. Dari tangan tersangka Diki, Polisi menyita 73 butir pil ekstasi dan satu unit sepeda motor serta ponsel.
Tersangka terakhir yang diamankan dari pengembangan dua tersangka lainnya adalah Danu. Dia ditangkap di sebuah kontrakan di Jalan Kutilang, Sukajadi, Pekanbaru. Polisi turut menyita 14 paket sabu-sabu dan ponsel.
Agung menjelaskan jajarannya membutuhkan waktu sekitar dua bulan lamanya untuk menangkap ketiga tersangka tersebut. "Mereka ini merupakan target utama kita. Dua bulan kita intai sampai penangkapan. Kami masih terus mengembangkan kasus ini," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mendikdasmen Abdul Mu'ti dan Menteri Pendidikan Singapura Desmond Lee memperkuat kerja sama pendidikan, AI, pembaruan MoU, dan akses belajar.
Dua SPPG di Kulonprogo masih disuspend. Pemkab memperketat pengawasan SOP dan mendorong seluruh pengelola melengkapi perizinan.
Program Tani Cilik di Kapanewon Turi mengajak anak-anak memanen padi, melon, ubi, hingga mengikuti tradisi Wiwitan.
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
Timnas Indonesia mewaspadai permainan disiplin Kamboja pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari.