AI Masuk E-Katalog, Luhut Klaim Anggaran Bisa Hemat 30 Perse
Luhut menyebut integrasi AI dalam E-Katalog dapat menghemat anggaran 20%-30% serta meningkatkan transparansi pengadaan pemerintah.
Ilustrasi keracunan/JIBI
Harianjogja.com,MAMUJU- Keracunan makanan di Kabupaten Polewali Mandar menelan korban jiwa.
Sebanyak sepuluh orang warga di Kelurahan Takatidung Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, diduga keracunan siput, satu di antaranya meninggal dunia.
"Dari sepuluh orang warga yang keracunan siput, satu di antaranya yakni Rahmat, 6 dinyatakan telah meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Mashura di Mamuju, Sabtu (23/6/2018).
Ia mengatakan, dari informasi masyarakat yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut berawal ketika Rahmatia, 32 bekerja sebagai penjual ikan membeli siput yang dikenal masyarakat setempat dengan istilah, "cocco" di Pasar Baru Polewali.
"Saat tiba di kediamannya, dia memasak siput tersebut untuk dijadikan lauk saat makan siang, karena jumlah siput yang dimasak lumayan banyak, kemudian dibagikan ke tetangga yang tak lain adalah keluarganya sendiri," katanya.
Menurut dia, anak kandungnya yakni Rahmat ternyata meninggal dunia hanya berselang beberapa jam setelah menyantap siput tersebut.
"Rahmat terlebih dulu mengalami sariawan pada lidah, telapak tangan mulai terasa keram dan mual serta muntah-muntah, dan disangka ayahnya kesurupan," katanya.
Pengobatan tradisional sempat diberikan namun tidak sembuh dan dibawa ke rumah sakit Polewali Mandar, namun korban sudah tidak dapat tertolong dan meninggal dunia.
"Sembilan warga yang juga mengonsumsi siput juga mengalami gejala sama seperti korban, sehingga langsung dilarikan ke RSUD Polewali Mandar untuk di mendapatkan perawatan lebih intensif," katanya.
Ia mengatakan, warga yang keracunan masing-masing Rahmatia Muh Arya Nur, Aprilia, Arlina, Hasmi, Serli, Kursia, Selfi, dan Asri.
"Polres Polewali Mandar kini tengah mendalami kasus keracunan siput tersebut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Luhut menyebut integrasi AI dalam E-Katalog dapat menghemat anggaran 20%-30% serta meningkatkan transparansi pengadaan pemerintah.
Muhammadiyah meminta polisi tidak tebang pilih mengusut dugaan kekerasan yang melibatkan anggota maupun ormas berdasarkan bukti hukum.
Dokter UGM mengingatkan pentingnya mengontrol kolesterol dan menerapkan gaya hidup sehat untuk menekan risiko penyakit jantung dan stroke.
Program Manajemen Talenta Nasional di ISI Jogja menyiapkan talenta seni, olahraga, riset, dan inovasi untuk berkontribusi pada ekonomi nasional.
Sebanyak 785 lansia penerima bansos Kulonprogo terindikasi judol. DPRD meminta penelusuran dan evaluasi agar bantuan tepat sasaran.
Pengetahuan masyarakat adat dinilai masih sering diabaikan dalam kebijakan konservasi Indonesia meski mereka menjadi penjaga lingkungan.