KPK Tunda Pemeriksaan Muhadjir Effendy Terkait Kasus Kuota Haji
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Ilustrasi penangkapan/Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOHANNESBURG-Sebanyak 62 orang ditangkap Polisi Afrika Selatan pada Kamis (21/6/2018) karena menghalangi jalan guna memprotes dipekerjakannya tenaga kerja asing sebagai pengemudi truk.
Polisi KwaZulu-Natal mengatakan mereka juga menyita 51 truk yang digunakan untuk menghalangi Jalan Raya N3, yang sibuk, antara Durban dan Johannesburg.
"Kami memiliki hukum di negeri ini dan kekuatan penuh hukum akan didengar dan dirasakan," kata Menteri Polisi Bheki Cele, sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat (22/6/2018).
Ia menambahkan pengemudi yang ditangkap didakwa dengan perbuatan pelanggaran umum dan menghalangi lalu-lintas. "Tindakan polisi akan sangat keras dalam pemeliharaan peraturan dan ketentuan. Prilaku barbar ini takkan ditolerir," ia menambahkan.
Menteri itu mengatakan pemerintah bersedia berhubungan dengan pengemudi yang mengikuti saluran yang benar. Jalan bebas hambatan tersebut dibersihkan pada sore hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
KPAI menerima 426 kasus anak sepanjang Januari-April 2026 dengan dominasi kekerasan fisik, psikis, dan kejahatan seksual.