Korsel Ingin Terhubung dengan Rusia melalui Rel Kereta yang Melintasi Korut

Nugroho Nurcahyo
Nugroho Nurcahyo Rabu, 20 Juni 2018 22:08 WIB
Korsel Ingin Terhubung dengan Rusia melalui Rel Kereta yang Melintasi Korut

Reuters/Ilya Naymushin

Harianjogja.com, JOGJA-Seoul, Moskwa dan Pyongyang dapat mengimplementasikan sejumlah proyek utama infrastruktur dan energi dalam hubungan trilateral mutualisme jika stabilitas tercapai di semenanjung Korea.

Salah satu proyek tersebut bisa berupa kereta api yang dapat mempercepat pengiriman barang dari Rusia ke Korea Selatan melalui Korea Utara.

"Begitu Jalur Utama Trans-Korea dibangun, nantinya bisa terhubung dengan Jalur Kereta Trans-Siberia. Dalam hal ini, tentu akan memperlancar pengiriman barang dari Korea Selatan ke Eropa, sehingga menguntungkan secara ekonomi tidak hanya untuk Korsel tapi juga Korut. Bukan hanya untuk Korea tetapi juga [menguntungkan bagi] Rusia juga, " kata Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in.dalam wawancara dengan media Rusia menjelang kunjungan kenegaraannya ke Moskwa, seperti dikutip Russia Today, Rabu (20/6/2018).

Pipa gas dari Rusia ke Korea Utara, nantinya juga dimungkinkan untuk diperpanjang ke Selatan. "Kami juga dapat membangun pipa gas melalui Korea Utara, sehingga tidak hanya Korea Selatan yang akan menerima gas Rusia, tetapi kami juga akan dapat mengirimkannya ke Jepang," kata Moon Jae-in.

Proyek menyatukan Semenanjung Korea dengan jalur pipa gas telah diwacanakan sejak lama. Namun pembicaraan resmi baru dimulai pada 2011. Negosiasi dibekukan setelah hubungan antara Seoul dan Pyongyang memburuk.

Pekan lalu, Gazprom, perusahaan energi utama Rusia, mengumumkan akan melanjutkan pembicaraan dengan Seoul mengenai pembangunan pipa gas yang menghubungkan Rusia dengan Korea Utara dan Korea Selatan.

Hubungan trilateral Korsel, Korut dan Rusia juga dimungkinkan berkembang hingga menghubungkan jaringan listrik sejumlah negara. "Kami juga dapat membangun jaringan listrik yang memungkinkan kami untuk menerima listrik dari Rusia. Listrik kami pun nantinya bisa dikirimkan tidak hanya ke Korea Selatan dan Korea Utara, tetapi juga ke Jepang."

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Russia Today

Share

Nugroho Nurcahyo
Nugroho Nurcahyo Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online