OPINI: Ketika Tindakan Bunuh Diri Terinspirasi Film Drama Korea
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Ilustrasi buaya./JIBI
Harianjogja.com, MEDAN- Kemunculan sejumlah buaya bikin geger warga Medan, Sumatra Utara.
Warga di sekitar bantaran Sungai Deli, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Sumatra Utara mendadak heboh dengan kemunculan tiga buaya. Ketiga reptil terlihat berkeliaran di aliran sungai yang membelah Kota Medan itu, sejak Rabu (6/6/2018).
Warga pun sempat mengabadikan foto ketiga buaya itu dengan kamera ponsel mereka.
Seorang warga, Wage,45 mengatakan, mereka melihat tiga ekor buaya sedang berjemur di pinggir sungai. Melihat buaya tersebut warga heboh dan mencoba menangkap buaya tersebut.
"Semalam tiba-tiba kami lihat ada buaya. Terkejut warga di sini kemudian kami coba menangkap tapi dia lari,"katanya Kamis (7/6/2018).
Wage mengungkapkan bahwa selain mencoba menangkapnya, warga juga mencoba menembak buaya tersebut dengan senapan angin. "Karena takut, ada warga yang menembaknya dengan senapan angin dan kena tubuhnya. Tapi, masuk ke air dan dicari tidak ada lagi," ungkapnya.
Hal yang sama juga diutarakan oleh Ferry yang juga merupakan warga sekitar menuturkan bahwa warga menjadi cemas melihat adanya beberapa ekor buaya yang ditemukan warga.
"Karena ada buaya ini warga pun jadi cemas dan takut untuk ke sungai," tuturnya.
Warga berharap kepada pihak bersangkutan untuk menangkap buaya tersebut karena takut akan terjadi hal yang tidak diinginkan. "Kami berharap petugas yang menangkap buaya itu. Karena sudah puluhan tahun bahkan baru kali ini terlihat ada buaya," pungkasnya.
Saat ini personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan bersama petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara, tengah menyusuri sungai untuk menemukan buaya tersebut. Untuk sementara, warga pun diminta menjauhi kawasan bantaran sungai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
DPR mengingatkan tenaga kesehatan menjaga etika bermedia sosial setelah komentar terhadap pasien BPJS viral. Pelanggaran diminta ditindak sesuai atur
Pemkot Jogja menyiapkan program MALIKA setelah 31 dispensasi nikah diajukan pada 2024 untuk mendampingi keluarga muda dan menekan berbagai risiko.
Bank Jateng tidak hanya berperan sebagai lembaga penghimpun dan penyalur dana, tetapi juga sebagai Bank Pembangunan Daerah
PAN menilai usulan Pilkada tanpa wakil kepala daerah layak dikaji. Evaluasi sistem dinilai penting untuk memperkuat demokrasi dan pemerintahan daerah.
Investasi enam perusahaan tekstil hingga Agustus 2026 diproyeksikan membuka 9.000–9.800 lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan industri nasional.