BMKG Ingatkan Hujan Lebat Lokal di Tengah Cuaca Kering
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Lansia yang mengungsi di Balai Desa Glagaharjo sedang mengunyah kinang pada (24/5/2018)./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, MAGELANG- Akibat erupsi Merapi pada Jumat (1/6/2018), sejumlah warga lereng Gunung Merapi, Dusun Babadan 2, Desa Paten, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sempat mengungsi ke balai desa setempat namun kini sudah pulang ke rumah masing-masing.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto, Sabtu (2/6/2018) mengatakan pada Jumat malam memang sempat terjadi kepanikan warga Dusun Babadan 2 setelah Merapi kembali meletus tiga kali, mereka kemudian mengungsi ke balai desa.
Seperti diketahui pada Jumat (1/6/2018) pukul 08.20 WIB terjadi letusan di Gunung Merapi, kemudian Jumat malam kembali terjadi dua kali letusan.
"Hal ini membuat warga panik karena mereka masih trauma dengan kejadian tahun 2010 dan mereka memutuskan untuk evakuasi mandiri ke Balai Desa Paten," katanya.
Ia menyebutkan evakuasi mandiri yang dilakukan Warga Dusun Babadan 2, Desa Paten, Kecamatan Dukun, berlangsung sekitar pukul 22.30 WIB, kemudian sekitar pukul 00.45 WIB sebagian warga meninggalkan balai desa setelah mendapatkan penjelasan dari petugas BPBD.
Ia mengatakan pada pukul 01.39 WIB dari 110 keluarga atau 370 jiwa yang sempat mengungsi tinggal tersisa 4 keluarga atau 12 jiwa di Balai Desa Paten karena kondisi kesehatan dan beberapa warga masih trauma sehingga mereka meminta untuk bertahan di tempat pengungsian sementara tersebut.
"Namun, pada Sabtu pagi 4 keluarga tersebut juga sudah pulang ke rumah masing-masing," katanya.
Ia menuturkan mereka memutuskan untuk mengungsi, karena memang getaran ledakan yang terjadi pada Jumat pagi cukup besar, apalagi malam harinya disusul dengan dua kali letusan.
Ia mengatakan semalam petugas BPBD menyalurkan logistik berupa beras dan lauk pauk untuk pengungsi di Balai Desa Paten. Selain itu juga membawa tikar untuk alas tidur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Mural di Patangpuluhan Jogja menjadi ruang kreativitas anak muda untuk menyuarakan isu lingkungan, budaya, sosial, hingga ekonomi kreatif.
BBMKG memperingatkan potensi air laut pasang di Bali pada 26-30 September 2026. Warga pesisir diminta waspada terhadap dampaknya.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Kebakaran lahan terjadi di Puncak Setampol Torean Gunung Rinjani. Tim TNGR bergerak memadamkan api dan menilai luas area terdampak.