ERUPSI MERAPI : Sempat Mengungsi, Warga di Babadan Magelang Kembali ke Rumah

Newswire
Newswire Sabtu, 02 Juni 2018 10:37 WIB
ERUPSI MERAPI : Sempat Mengungsi, Warga di Babadan Magelang Kembali ke Rumah

Lansia yang mengungsi di Balai Desa Glagaharjo sedang mengunyah kinang pada (24/5/2018)./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan

Harianjogja.com, MAGELANG- Akibat erupsi Merapi pada Jumat (1/6/2018), sejumlah warga lereng Gunung Merapi, Dusun Babadan 2, Desa Paten, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sempat mengungsi ke balai desa setempat namun kini sudah pulang ke rumah masing-masing.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto, Sabtu (2/6/2018) mengatakan pada Jumat malam memang sempat terjadi kepanikan warga Dusun Babadan 2 setelah Merapi kembali meletus tiga kali, mereka kemudian mengungsi ke balai desa.

Seperti diketahui pada Jumat (1/6/2018) pukul 08.20 WIB terjadi letusan di Gunung Merapi, kemudian Jumat malam kembali terjadi dua kali letusan.

"Hal ini membuat warga panik karena mereka masih trauma dengan kejadian tahun 2010 dan mereka memutuskan untuk evakuasi mandiri ke Balai Desa Paten," katanya.

Ia menyebutkan evakuasi mandiri yang dilakukan Warga Dusun Babadan 2, Desa Paten, Kecamatan Dukun, berlangsung sekitar pukul 22.30 WIB, kemudian sekitar pukul 00.45 WIB sebagian warga meninggalkan balai desa setelah mendapatkan penjelasan dari petugas BPBD.

Ia mengatakan pada pukul 01.39 WIB dari 110 keluarga atau 370 jiwa yang sempat mengungsi tinggal tersisa 4 keluarga atau 12 jiwa di Balai Desa Paten karena kondisi kesehatan dan beberapa warga masih trauma sehingga mereka meminta untuk bertahan di tempat pengungsian sementara tersebut.

"Namun, pada Sabtu pagi 4 keluarga tersebut juga sudah pulang ke rumah masing-masing," katanya.

Ia menuturkan mereka memutuskan untuk mengungsi, karena memang getaran ledakan yang terjadi pada Jumat pagi cukup besar, apalagi malam harinya disusul dengan dua kali letusan.

Ia mengatakan semalam petugas BPBD menyalurkan logistik berupa beras dan lauk pauk untuk pengungsi di Balai Desa Paten. Selain itu juga membawa tikar untuk alas tidur.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online