Seorang Polisi Jambi Ditangkap, Diduga Terpapar Ideologi Terorisme

Newswire
Newswire Rabu, 30 Mei 2018 21:17 WIB
Seorang Polisi Jambi Ditangkap, Diduga Terpapar Ideologi Terorisme

Mako Brimob. /suara.com-Welly Hidayat

Harianjogja.com, JAKARTA- Paparan ideologi terorisme tidak hanya menyerang kaum awam. Kepolisian Republik Indonesia menemukan salah satu anggotanya diduga terpapar.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyebutkan seorang anggota kepolisian di Jambi diamankan karena diduga terpengaruh ideologi terorisme.

"Dia diduga mulai agak terkena ideologi teroris, tapi sekarang sedang dilakukan \'assestment\' dulu. Apakah dia ini bagian dari jaringan [teroris] atau sekadar simpati atau sekedar main-main," katanya di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (30/5/2018).

Diketahui, seorang anggota Polri diamankan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri di Jambi pada Senin (29/5/2018).

"Saya akan ambil tindakan yang sangat tegas kalau nanti misalnya dia ada unsur pidananya, saya akan pidanakan, tapi kalau melanggar kode etik, kita akan kenakan kode etik," ungkap Tito.

Namun, katanya, hingga saat ini polisi tersebut masih diperiksa oleh Propam.

"Ideologi itu bisa masuk ke mana saja, jadi sama seperti narkobalah, ke mana-mana, bisa kena polisi, bisa kena pejabat, artis, mahasiswa, dosen, dan lainnya," tambah Tito.

Setiap orang, menurut Tito, mempunyai kemungkinan untuk terpengaruh ideologi teroris.

"Ideologi ini siapapun yang membaca kemudian dia mungkin tidak siap, dia terkena ideologi itu, termasuk polisi bisa juga terkena. Jadi kita lakukan \'assesment\', yang jelas kita akan memperkuat kurkulum kita, doktrin kepolisian kita juga kita akan diperkuat," ungkap Tito.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online