Airlangga: Sistem BI Tetap Solid Meski Gubernur Berganti
Airlangga Hartarto optimistis sistem BI tetap solid saat transisi gubernur. KSSK memastikan kebijakan pro pertumbuhan dan pro stabilitas berlanjut.
Wakil Presiden Jusuf Kalla./Antara-Mohammad Ayudha
Harianjogja.com, JAKARTA- Wakil Presiden Jusuf Kalla turut menanggapi kasus tercecernya kartu tanda penduduk elektronik di Bogor beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan hal itu tidak perlu dikhawatirkan akan disalahgunakan pada pelaksanaan pemilihan umum atau pilkada.
"Tidak perlu khawatir itu disalahgunakan. Ada pengaman lain juga, tinta misalnya, jadi kalau misalnya di sini pakai e-KTP asli, kemudian di sana pakai KTP yang hilang, itu tintanya tetap ada," kata Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Rabu (30/5/2018).
Sebelumnya, ditemukan e-KTP tercecer di kawasan Jalan Raya Salabenda, Kabupaten Bogor, yang menurut Kemendagri itu merupakan e-KTP rusak dan akan dibawa ke gudang Kementerian Dalam Negeri di Semplak, Bogor.
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh mengatakan e-KTP rusak yang dibawa ke Bogor tersebut sebanyak satu kardus dan seperempat karung, bukan berkarung-karung seperti isu beredar.
Jumlah pasti keping e-KTP tersebut tidak dihitung oleh Kemendagri karena merupakan gabungan dari sisa-sisa pengiriman sebelumnya.
Zudan menekankan KTP elektronik yang tercecer di Bogor bukan merupakan KTP elektronik palsu, melainkan KTP elektronik asli yang rusak/invalid yang beralamat berbagai daerah yang dicetak selama 2010-2014.
Menurut Zudan, sejak 2010 hingga awal 2014, KTP elektronik memang seluruhnya dicetak di pusat. KTP elektronik itu baru akan dikirim ke daerah ketika sudah jadi. Jika setelah dikirim ternyata ada kerusakan, maka akan dikembalikan lagi ke pusat untuk diperbaiki.
Lebih jauh dia mengatakan KTP elektronik rusak/invalid yang jatuh di kawasan Bogor diangkut menggunakan truk bertutup terpal.
Dia menjelaskan yang akan dipindahkan sebetulnya barang inventaris negara seperti meja, kursi dan lain-lain, namun karena ada sejumlah KTP elektronik rusak/invalid, maka sekaligus diangkut dalam truk bertutup terpal.
Seharusnya khusus mengangkut KTP elektronik rusak/invalid menggunakan mobil "box" tertutup.
Peristiwa itu menurut dia, murni kelalaian ekspedisi dan telah disimpulkan oleh Polres Bogor bahwa tidak ada perbuatan melawan hukum atas kejadian tersebut sebab pemindahan itu merupakan pemindahan resmi dan memiliki surat tugas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Airlangga Hartarto optimistis sistem BI tetap solid saat transisi gubernur. KSSK memastikan kebijakan pro pertumbuhan dan pro stabilitas berlanjut.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.