20 Tahun Gempa Jogja 2006 Jadi Pelajaran Penting bagi BNPB
BNPB menilai pengalaman penanganan gempa Jogja 2006 penting untuk membangun resiliensi berkelanjutan dan ketahanan masyarakat.
Ilustrasi banjir./Bisnis Indonesia-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, GORONTALO - Sebanyak lima desa yakni Desa Tupa, Tuloa, Kopi, Lomaya dan Buidu di Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo teredam banjir, Selasa, akibat hujan lebat mengakibatkan air sungai Bulango meluap.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bone Bolango Gagarin Hunawa mengatakan, ketinggian air mencapai 50 cm yang disebabkan oleh hujan yang mengguyur daerah itu selama beberapa jam.
"Hujan menyebabkan sungai Bulango meluap, saat ini kita akan mengevakuasi warga yang terdampak banjir cukup parah," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BNPB menilai pengalaman penanganan gempa Jogja 2006 penting untuk membangun resiliensi berkelanjutan dan ketahanan masyarakat.
Progres Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman mencapai 88 persen. Proyek dikebut agar bisa difungsionalkan saat Nataru.
Sultan Brunei Hassanal Bolkiah mencabut gelar menantunya, Raabi'atul Adawiyyah. Keputusan berlaku segera tanpa pengumuman perceraian.
Gelombang tinggi di Kulonprogo merobohkan tiga warung di Pantai Trisik dan membuat air laut masuk ke dua rumah warga.
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Presiden Abelardo de la Espriella memimpin langsung penanganan bencana.
Stafsus Menhan Lenis Kogoya meminta TPNPB menghentikan kekerasan terhadap warga sipil Papua serta tidak mengganggu peringatan HUT ke-81 RI.