Kecelakaan Kapal Cepat di Tarakan Telan Lima Korban Tewas

Newswire
Newswire Rabu, 23 Mei 2018 05:23 WIB
Kecelakaan Kapal Cepat di Tarakan Telan Lima Korban Tewas

Ilustrasi kapal tenggelam./Antara

Harianjogja.com, NUNUKAN-Sebanyak lima penumpang kapal cepat tewas setelah kecelakaan di Sungai Tanjung Urong, Desa Sengkong Bebatu Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, Selasa (22/5/2018). Hal tersebut diungkapkan Badan SAR Nasional Kaltim-Kaltara.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Kaltim-Kaltara, Octavianto di Balikpapan, Selasa mengatakan, sesuai laporan yang diterima dari Pos SAR Tarakan sebanyak lima penumpang teridentifikasi meninggal dunia.

Kelima penumpang yang meninggal dunia tersebut terdiri empat dewasa dan seorang anak-anak.

Kapal cepat bernama SB Harapan Baru warna kuning yang kecelakaan menabrak pohon dan batu di pinggir sungai karena tali kemudi putus sehingga motoris bernama Iskandar tidak mampu mengendalikannya.

Sesuai manifes penumpang yang diterima Basarnas Kaltimtara, jumlah penumpang sebanyak 35 penumpang yakni 28 dewasa, empat anak-anak dan tiga kru.

Lokasi kejadian tepatnya di Sungai Tanjung Urong Desa Sengkong Bebatu Kabupaten Tana Tidung sekira pukul 12.00 Wita.

Selain penumpang tewas dilaporkan pula sejumlah penumpang mengalami luka-luka baik ringan maupun berat akibat kecelakaan tersebut.

Penumpang kapal cepat dari Pelabuhan Malinau tujuan Pelabuhan Tengkayu Kota Tarakan dievakuasi ke RSUD Tarakan untuk diidentifikasi dan mendapatkan perawatan.

Sebelum menabrak batu, kapal oleng karena diduga melaju dengan kecepatan tinggi.

Namun data korban luka maupun meninggal dunia belum ada, kata dia.

Octavianto mengutarakan kapal cepat warna kuning itu meninggalkan Pelabuhan Malinau tujuan Pelabuhan Tengkayu Kota Tarakan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online