Uang Panas e-KTP Disebut Mengalir ke Politikus Demokrat

Newswireok
Newswireok Selasa, 22 Mei 2018 08:50 WIB
Uang Panas e-KTP Disebut Mengalir ke Politikus Demokrat

Terdakwa kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto bersiap menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (20/2/2018). /Antara-Wahyu Putro A

Harianjogja.com, JAKARTA - Aliran uang panas e-KTP disebut mengalir ke politikus Partai Demokrat.

Keponakan mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov), Irvanto Hendra Pambudi mengakui pernah memberikan uang panas proyek e-KTP, kepada dua Politikus Demokrat. Dua Politikus ‎Demokrat tersebut yakni Jafar Hafsah dan Nurhayati Assegaf.

Sebagaimana hal tersebut diungkapkan Irvanto saat bersaksi untuk terdakwa mantan Dirut PT Quadra Solutions, Anang Sugiana Sudihardjo di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, pada hari ini, Senin (21/5/2018).

"Saya serahkan ke Jafar 100 ribu Dollar AS an ke Ibu Nur Assegaf 100 ribu Dollar AS," kata Irvanto.

Irvanto mengaku tidak hanya memberikan uang kepada dua Politikus Demokrat tersebut. Namun, Irvanto baru akan membongkar sejumlah nama lain setelah permohonan Justice Collaboratornya diterima KPK.

"Untuk yang lain saya lupa. Tapi saya ada catatannya, saya sudah ajukan Justice Collaborator," terang Irvanto.

Sebagaimana diketahui, uang tersebut berasal dari pengusaha pengatur tender proyek e-KTP, Andi Agustinus alias Andi Narogong. Irvanto mengaku hanya menjalankan perintah Andi Narogong untuk mengalirkan uang tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online