Usai Erupsi Freatik, Status Merapi Tetap Normal

Desi Suryanto/Kusnul Isti Qomah
Desi Suryanto/Kusnul Isti Qomah Senin, 21 Mei 2018 10:42 WIB
Usai Erupsi Freatik, Status Merapi Tetap Normal

Catatan seismograf stasiun Pusunglondon letusan freatik merapi./Harian Jogja-Desi Suryanto

Harianjogja.com, JOGJA-Usai mengalami erupsi freatik, Senin (21/5/2018) status aktivitas Gunung Merapi tetap normal. Masyarakat diimbau tetap tenang.

Berdasarkan cuitan BPPTKG melakui akun resmi twitternya, usai erupsi, kegempaan yang terekam tidak mengalami perubahan dan suhu kawah mengalami penurunan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengantisipasi bahaya abu vulkanik.

Sekarad informasi, Gunung Merapi kembali mengalami erupsi freatik. BPPTKG menyebutkan, sudah terjadi tiga kali erupsi dalam rentang waktu 10 hari.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, berdasarkan catatan seismograf Stasiun Pusunglondon, erupsi freatik terakhir terjadi pada Senin (21/5/2018) pukul 09.38 WIB.

Merapi kembali mengalami erupsi freatik pada Senin (21/5/2018) pukul 09.38 WIB. Erupsi sebelumnya terjadi pukul 01.28 WIB.

Berdasarkan pantauan Harianjogja.com melalui akun twitter resmi BPPTKG, erupsi terjadi selama enam menit.

Kolom letusan 1.200 meter ke arah barat. Amplitudo maksimum 23 mm. Dalam cuitan BPPTKG, disebutkan erupsi sudah selesai.

Masyarakat diimbau untuk mewaspadai hujan abu. Masyarakat diimbau memakai masker dan kacamata. Warga juga diimbau untuk menghindari aktivitas di luar ruangan hingga hujan abu selesai.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online