Penembakan di Ohio Tewaskan Polisi, Pelaku dan Dua Korban
Penembakan di Ohio menewaskan seorang polisi, dua korban, dan tersangka. Dua petugas serta seekor anjing polisi juga mengalami luka.
Ledakan di gereja Surabaya, Minggu (13/5/2018)./Ist-Okezone
Harianjogja.com, SURABAYA-Korban ledakkan bom di sejumlah Gereja di Surabaya masih terus dievakuasi oleh pihak kepolisian. Korban dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Surabaya.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, kejadian ledakkan bom di sejumlah gereja terjadi pada Minggu pagi. Untuk GKI Diponegero terjadi sekira pukul 08.00 WIB dan di Santa Maria Ngagel sekira pukul 07.30 WIB. Saat itu, umat kristiani sedang menjalankan ibadah Minggu.
"Untuk Gereja Santa Maria Ngagel ada dua korban meninggal dunia dan 11 masuk rumah sakit. Termasuk ada anggota polisi," kata Barung, Minggu (13/5/2018).
Di GKI Diponegero, lanjut Barung, ada seorang ibu-ibu yang meninggal dunia akibat ledakan bom yang diduga bom bunuh diri itu. "Di tempat lain kita melakukan identifikasi yang sama. Kita masih melakukan identifikasi korban yang lain," tegasnya.
Sementara kondisi terkini di lokasi, petugas masih memasang garis polisi dan masih tertutup. Warga juga dilarang mendekat ke lokasi kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Penembakan di Ohio menewaskan seorang polisi, dua korban, dan tersangka. Dua petugas serta seekor anjing polisi juga mengalami luka.
Muhaimin dorong pemerintah buka akses global bagi industri kreatif, bukan sekadar program, demi ekosistem berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memborong enam penghargaan pada Anugerah Adinata Syariah 2026.
Raperda toko swalayan Bantul kembali dibahas, fokus atur jarak, izin, dan perlindungan UMKM agar usaha tetap seimbang.
Rupiah stagnan di Rp17.995 per dolar AS, berpotensi melemah dipicu sentimen global dan rilis notulen The Fed.
Harga emas Pegadaian terbaru, Galeri24 naik ke Rp2.653.000 per gram, UBS menguat, Antam stagnan.