Seskab Teddy Sebut MotoGP Mandalika Momentum Pembalap Muda Indonesia
Teddy Indra Wijaya menilai MotoGP Mandalika 2026 menjadi kesempatan bagi pembalap muda Indonesia sekaligus memperkuat citra pariwisata nasional.
Ledakan di gereja Surabaya, Minggu (13/5/2018)./Ist-Okezone
Harianjogja.com, SURABAYA-Pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dalam peristiwa ledakan di gereja Surabaya. Polisi juga belum bisa memastikan jumlah korban dalam peristiwa tersebut.
Kabid Humas Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, pihaknya meminta waktu agar bisa mengolah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan di empat gereja di Surabaya, Jawa Timur, pagi ini, Minggu (13/5/2018). Diduga ledakan akibat bom bunuh diri.
"Kinta minta spare waktu untuk olah TKP, menutup TKP, beri kesempatan kepda kami," kata Kombes Frans.
Frans mengkonfirmasi bahwa ledakan terjadi di 4 lokasi, yakni di Gereja GKI Diponegoro, Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, di Jalan Arjuno dan Embo Malang.
Soal korban, Frans mengatakan ada korban tewas, tapi pihaknya belum bisa mengonfirmasi soal jumlah korban, baik yang tewas maupun yang luka-luka.
"Yang jelas ada yang meninggal, mohon maaf, ikut berduka cita," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Teddy Indra Wijaya menilai MotoGP Mandalika 2026 menjadi kesempatan bagi pembalap muda Indonesia sekaligus memperkuat citra pariwisata nasional.
Real Madrid menjamu Villarreal pada pekan kedelapan La Liga. Mourinho memburu kemenangan untuk menjaga persaingan di papan atas.
Cristiano Ronaldo terancam skorsing 1–6 bulan setelah meninggalkan pemusatan latihan Portugal. Pengakuannya berpeluang meringankan hukuman.
Sebanyak 34 atlet paralimpik serta 16 pelatih dan ofisial asal Jawa Tengah resmi menjadi bagian tulang punggung kontingen Indonesia di ajang Asian Para Games
Kirana Larasati membantah terlibat dalam dugaan penipuan investasi emas Rp25 miliar. Ia mengaku telah memutus kontrak dan siap kooperatif.
DPRD Bantul mendorong OPD memperjelas larangan judi online bagi ASN dalam aturan tertulis agar pengawasan dan sanksi memiliki dasar yang jelas.