Abu Bakar Ba'asyir Akan Dipindah Dekat Rumah

Muhammad Ismail
Muhammad Ismail Senin, 23 April 2018 16:00 WIB
Abu Bakar Ba'asyir Akan Dipindah Dekat Rumah

Abu Bakar Ba'asyir saat menjalani perawatan di RSCM Jakarta, belum lama ini./JIBI-Solopos-Dok

Harianjogja.com, SOLO—Sedikitnya tiga rumah tahanan (rutan) di kawasan Soloraya diminta bersiap menampung narapidana kasus terorisme, Abu Bakar Ba’asyir, yang akan dipindahkan dari LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

 “Kami telah menyediakan tiga rutan untuk memindahkan Ba’asyir. Ketiga rutan tersebut yakni Klaten, Solo, dan Sragen,” ujar Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jateng, Ibnu Chuldun, seusai peluncuran Absensi Sidik Jari Klien di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Solo, Jumat (20/4/2018).

Ibnu mengungkapkan pemindahan Ba’asyir ke rutan dekat rumahnya di Sukoharjo merupakan instruksi langsung Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Menko (Polhukam) Wiranto. Kanwil Kemenkumham Jateng langsung berkoordinasi dengan kepala LP Klaten, Rutan Solo, dan LP Sragen.

“Kami intinya siap jika benar Ba’asyir dipindahkan ke rutan dekat rumahnya. Namun, sampai sekarang belum mendapatkan kepastian kapan pemindahan itu dilakukan,” kata dia.

Kanwil Kemenkumham Jateng, lanjut dia, sampai sekarang masih menunggu kepastian pemindahan Ba’asyir dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang memiliki kewenangan memindahkan tahanan dan narapidana. Ia mengatakan ketiga rutan di Soloraya sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk menerima Ba’asyir.

Kesiapan tersebut mulai dari tim medis, kamar, petugas keamanan, dan lainnya. Kalau narapidana diketahui sakit, lanjutnya, lebih naik dalam penanganan rumah sakit.

Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Solo, Urip Dharma Yoga, mengungkapkan Rutan Kelas 1A Solo  sampai sekarang masih menunggu surat resmi dari Kemenkumham pusat terkait wacana pemindahan tahanan kasus terorisme Ba’asyir. Rutan Solo kalau benar ditunjuk sebagai lokasi pemindahan Ba’asyir akan menerima keputusan Kemenkumham.

“Kondisi rutan Solo sekarang over kapasitas. Sementara jumah pengikut Ba’asyir di Soloraya banyak. Kami meminta kepada Kemenkumham mempertimbangan dua aspek teknis itu jika benar menempatkan Ba’asyir ke Rutan Solo,” kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Solopos

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online