Jelang DCF XVI, Harga Homestay Dieng Diminta Wajar
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Tenggara memerlihatkan barang bukti sabu-sabu yang disita dari pemiliknya berinisial AN, di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (30/3)./Antara-Jojon
Harianjogja.com, PEKANBARU-Kepolisian Sektor Tenayan Rayan, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menangkap lima pelajar yang terdiri atas empat remaja pria dan seorang remaja perempuan saat sedang pesta narkoba jenis sabu-sabu.
"Mereka semua diamankan saat sedang menyalahgunakan sabu-sabu di sebuah rumah kosong," kata Wakil Kepala Polresta Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi Priadinata di Pekanbaru, Minggu (22/4/2018).
Edy menjelaskan, kelima remaja yang masih berstatus sebagai pelajar SMP dan sebagian di antaranya pelajar SMA itu ditangkap jajaran Polsek Tenayan Raya pada Sabtu (21/4/2018). Kelima pelaku masing-masing berinisial AB, DA, MF, DP, dan seorang remaja perempuan berinisial SS. Mereka berusia antara 14-16 tahun.
Edy menuturkan, penangkapan tindakan tidak terpuji terhadap lima generasi bangsa tersebut berawal dari informasi akurat masyarakat akan adanya aktivitas mencurigakan di sebuah rumah kosong di Jalan Gajah Mungkur, Gang Lili Indah.
Polsek Tenayan Raya yang memperoleh informasi itu langsung bergerak cepat dengan mengirim tim untuk melakukan penyelidikan.
Benar saja, saat dilakukan penggerebekan, tim Opsnal Polsek Tenayan Raya menemukan kelima remaja itu dalam keadaan kurang sadar serta beberapa di antaranya sedang menyalahgunakan sabu-sabu.
"Tim kita juga menemukan sejumlah barang bukti seperti alat hisap sabu serta satu bungkus plastik sisa sabu-sabu," ujarnya.
Kelima pelajar tersebut kini diamankan di Mapolsek Tenayan Raya Pekanbaru guna proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. Polisi telah menghubungi kelima orang tua pelaku untuk melakukan pendampingan selama penyelidikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.